Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Populerkan Pacu Jalur, Mahasiswa dan Pelajar di Pekanbaru Gelar Aksi Unik dan Menarik

Populerkan Pacu Jalur, Mahasiswa dan Pelajar di Pekanbaru Gelar Aksi Unik dan Menarik
Aksi mahasiswa dan pelajar Kuansing saat memperagakan jalur di Pekanbaru, Minggu (14/8/2016)
Minggu, 14 Agustus 2016 17:08 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Pacu jalur merupakan salah satu olahraga tradisi yang kini menjadi primadona di Riau. Dari berbagai event dan agenda olahraga dan pariwisata di Riau, pacu jalur ''layak jual'' secara nasional.

Terpanggil untuk mempromosikan, mempopulerkan dan membumikan pacu jalur, Ikatan Pemuda Mahasiswa Kuansing (Ipmakusi) Pekanbaru pun menggelar aksi menarik di Car Free Day, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Minggu (14/8/2016). Berbeda dengan cara berpromosi yang biasa seperti spanduk dan baleo, kali ini para pelajar dan mahasiswa yang kreatif ini menggelar peragaan pacu jalur yang dikemas dengan miniatur jalur lengkap dengan pakaian atlit pacuan.

Selain itu juga ada pengenalan, pemberian undangan untuk mengunjungi Kuansing dan menonton pacu jalur. Serta ada juga aksi penggalangan tandatangan kepada masyarakat Kota Pekanbaru untuk memberikan mendukung event khas Riau di tingkat nasional.

Pada pagelaran ini, terlihat puluhan anggota Ipmakusi Pekanbaru melakukan gerakan pengenalan pacu jalur sejak pukul enam. Dan beberapa pengurus Ipmakusi juga melakukan orasi bersama mengundang masyarakat untuk mengikuti pacu jalur.

Kegiatan yang diberi nama ''Demo Pacu Jalur'' ini dipimpin oleh Satria Mandala Putra selaku jendral lapangan dan juga hadir Ketua Umum Ipmakusi Pekanbaru, Wiriyanto Aswir.

''Pacu Jalur telah berusia 113 tahun tapi masih ada masyarakat Riau yang masih belum mengenal apa itu pacu jalur, maka kami merasa terpanggil untuk memperkenalkan budaya yang telah mendarah daging bagi masyarakat Kuantan Singingi ini ,dengan memperagakan langsung Pacu Jalur sebagaimana aslinya,'' ujar Satria.

Ketua Umum Ipmakusi ini menegaskan perlunya ada gebrakan yang massif, unik dan berbeda untuk mempromosikan salah satu kebudayaan nasional yang berasal dari Kuantan Singingi ini.

''Semua pihak, Pemerintah RI, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat harus memasifkan promosi kekayaan wisata ini,'' ujar Wiriyanto Aswir. ***

Kategori:Voli, Non Olympic, PON
wwwwww