Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
18 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Dipecat karena Disersi, Mantan Oknum TNI Ini Sengaja Undang 2 Rekannya Merampok 2 Alfamart di Pekanbaru

Dipecat karena Disersi, Mantan Oknum TNI Ini Sengaja Undang 2 Rekannya Merampok 2 Alfamart di Pekanbaru
Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi saat ekspos tiga pelaku perampok Alfamart di Mapolresta Pekanbaru, Senin siang
Senin, 15 Agustus 2016 11:31 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau masih melakukan pengembangan terhadap tiga pelaku kawanan perampok Alfamart berinisial, YT (38), SA alias Andi (29) dan AS alias Putra (22) yang dibekuk di dua tempat berbeda.

Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Indra Rusdi, Senin (15/8/2016) menuturkan, YT merupakan otak pelaku dalam aksi perampokan Alfamart, Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru pada Sabtu (6/8/2016) lalu.

"Sementara ini, pengakuan mereka baru satu kali. Sedangkan aksi perampokan Alfamart di Jalan, Lintas Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru tidak mereka akui. Tapi kuat dugaan kita, pelakunya masih sama," tutur Indra.

Indra melanjutkan, YT yang merupakan pecatan TNI tahun 2013 karena disersi dan dulu pernah berdinas Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) itu sengaja mengundang langsung dua rekannya Andi dan Putra untuk merampok di Kota Pekanbaru.

"Pelaku Andi, terpaksa kita lumpuhkan, karena melawan dan berusaha melarikan diri saat pengembangan untuk mencari barang bukti samurai yang ternyata dibuang ke sungai siak," tukasnya.

"Kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut dan untuk proses hukum, ketiganya dijerat pasal 365 KUHP, ancaman diatas enam tahun penjara," tutup Kapolsek.***

wwwwww