Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
24 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
4
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
23 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
5
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
6
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
3 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Home  /  Berita  /  Badminton

Ini Uniknya Upacara HUT ke-71 RI di Mandau, Guru dan ASN Takut Panas, Pelajar Berdiri Tegap

Ini Uniknya Upacara HUT ke-71 RI di Mandau, Guru dan ASN Takut Panas, Pelajar Berdiri Tegap
Ini potret pelaksanaan upacara HUT ke 71 RI di Mandau, yang harus menjadi koreksi panitia.
Rabu, 17 Agustus 2016 10:10 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Pelaksanaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Republik Indonesia di lapangan Stadion Mini, Pokok Jengkol Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis berlangsung hidmat dan lancar. Namun kejanggalan kembali terlihat ditengah pelaksanaan upacara tersebut.

Para guru yang harusnya menjadi contohkan hal bagi anak didiknya, malah tidak tertib dalam pelaksanaan upacara tersebut. Mulai dari mengenakan payung dalam barisan, duduk berlindung dari barisan terdepan dan bahkan berteduh di podium Stadion Mini serta mencari tenda lainnya yang bisa untuk berteduh. Begitu juga halnya dengan sejumlah Aparatus Sipil Negara (ASN) yang menjadi peserta upacara.

Sementara, di deretan barisan pelajar mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, sangat rapi. Tidak satu pun dari pelajar yang duduk, meski cuaca sangat panas dan terik.

"Maunya kalau upacara mulai pukul setengah sepuluh, undangannya jam 9 saja. Ini kan tidak undangan pagi setengah 8, sudahlah capek, panas pula," celoteh salah seorang Guru yang dikutip GoRiau.com disela pelaksanaan upacara.

Meski sudah diingatkan berkali-kali oleh panitia upacara, hingga detik-detik Proklamasi dibacakan oleh Anggota DPRD Bengkalis, Indra Gunawan, peserta upacara yang berseragam korpri masih tetap kukuh membentangkan payungnya tanpa menghiraukan peringatan yang disampaikan panitia tersebut. ***

Kategori:Badminton, Voli
wwwwww