Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
7 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
3
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
5 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
4
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
Nasional
9 jam yang lalu
Aturan Baru Mabes Polri Berlaku, Personel Resmi Dilarang Isap Vape
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
5 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Home  /  Berita  /  Beladiri

Lewati Laut Pakai Speedboad Sewaan dari Malaysia, Pria Asal Sumut Loloskan 2 Kg Sabu, Tapi Ketangkap Saat Naik Bus

Lewati Laut Pakai Speedboad Sewaan dari Malaysia, Pria Asal Sumut Loloskan 2 Kg Sabu, Tapi Ketangkap Saat Naik Bus
Atin saat diamankan
Sabtu, 20 Agustus 2016 14:52 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Import narkoba ke Indonesia sudah dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya lewat jalur pelabuhan ''tikus'' alias tidak resmi. Seperti yang dilakukan pria asal Sumatera Utara, Atin, yang akhirnya dapat diamankan Polres Dumai, Riau.

Atin diamankan Satuan Reserse dan Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Dumai, Jumat (19/8/2016) sekitar pukul 21.30 WIB, berinisial S alias Atin (38).

Kronologisnya, polisi mendapatkan informasi, Atin masuk ke Dumai menggunakan speedboat sewa dari Malaysia. Namun meski sudah dipantau dan ditunggu di laut, Atin berhasil lolos dari sergapan polisi. Tapi polisi yang sedang menyamar melihat Atin menaiki bus Bintang Utara BK 7011 UD, pukul 20.00 WIB.

"Karena hanya dua orang personel, kita mengirim bantuan personel lainnya. Dan saat digeledah dalam bus, polisi melihat Atin yang duduk di bangku nomor 6C. Sementara sabu sebanyak 2 kilogram yang dibawanya itu, diletakkan diatas bagasi tempat duduk 4C. Pelaku seharusnya duduk di bangku 3C," beber Kapolres Dumai, AKBP Donald H Ginting kepada GoRiau.com, Sabtu (20/8/2016).

Atin disergap oleh polisi saat bus Bintang Utara berada di Jalan Gatot Subroto kilometer 23, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, pukul 21.30 WIB. Atin sempat mengelak, tas berisi sabu miliknya. Namun setelah penumpang lain membenarkan, Atin mengakui.

"Pelaku menyeberang ke Dumai dari sana (Malaysia, red) tanpa menggunakan pasport. Pelaku menyewa speedboat dan menyeberang dari pelabuhan ilegal di Malaysia. Saat ini pelaku dan barang bukti 2 kilogram sabu sudah diamankan di Mapolres Dumai, guna penyidikan," ulasnya.

Saat ditanya berapa upah Atin menjadi kurir sabu, Atin sendiri belum mau mengakuinya. Saat ini polisi masih melakukan pengembangan, apakah ada pelaku lain yang terlibat. 2 kilogram sabu ini, rencananya mau dibawa oleh pelaku ke Medan, Sumut, untuk diedarkan.***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Beladiri, Olympic
wwwwww