Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Badminton
Bonus Medali Emas Olimpiade

Janji Nahrawi di Tv "Meleset", Bonus Tontowi/Liliyana Hanya Rp4,15 Miliar Tak Sampai Rp 5 Miliar

Janji Nahrawi di Tv Meleset, Bonus Tontowi/Liliyana Hanya Rp4,15 Miliar Tak Sampai Rp 5 Miliar
Minggu, 21 Agustus 2016 14:56 WIB
JAKARTA - Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil meraih medali emas di Olimpiade 2016. Atas prestasinya, keduanya bakal mendapatkan bonus sebesar Rp5 miliar.

Belakangan diketahui, pemerintah melalui Kemenpora ternyata tak memberikan uang sebesar Rp5 miliar. Kemenpora hanya menyediakan uang sebesar Rp4,15 miliar untuk bonus.

Sisanya, sebesar Rp850 juta, ternyata disediakan oleh sponsor. Bonus Rp5 miliar juga tidak dihitung per kepala, artinya pasangan yang akrab disapa Owi/Butet tersebut harus berbagi.

"Itu 17 persen dari Rp5 miliar. Kenapa 17? Karena (mereka meraih medali emas) bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan," kata Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di kantornya, Kamis 18 Agustus 2016.

"Sekarang, kalau sepakbola dapat medali emas, berapa yang harus dibayarkan? Menurut kamu seperti apa?" terang Imam.

Sementara itu, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menyatakan jumlah bonus untuk Owi/Butet akan mengikuti kebijakan Imam.

"Ya, kami sesuai arahan pak menteri saja," jelas Gatot seperti dikutip GoNews.co dari VIVA.co.id.

Owi/Butet berhasil meraih medali emas di Olimpiade 2016 setelah mengalahkan pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu di final. Mereka menang dua set langsung, 21-14 dan 21-12. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Viva.co.id
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww