Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
20 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
14 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
14 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
15 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
14 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Pekan Bahasa se-Sumatera, Aceh Tuan Rumah 2016

Pekan Bahasa se-Sumatera, Aceh Tuan Rumah 2016
Tuan rumah menyambut tamu dengan tarian khas Provinsi Aceh, Tari Ranup Lampuan. [Tribun Medan/Nikson]
Senin, 22 Agustus 2016 12:34 WIB
MEDAN - Provinsi Aceh terpilih sebagai tuan rumah Pekan Bahasa se-Sumatera 2016. Tuan rumah mengambil tema "Merajut Nasionalisme Melalui Bahasa dari Ujung Barat Sumatera" yang diadakan di Banda Aceh, mulai 21 sampai 25 Agustus.

Dalam kegiatan tersebut dikuti oleh sembilan Provinsi se-Sumatera. Provinsi tersebut adalah Sumatera Utara (Sumut), Riau, Kepulaun Riau (Kepri), Bangka Belitung (Babel), Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan, dan Aceh sebagai tuan rumah.

Sedangkan satu provinsi lagi yaitu Sumatera Barat tidak hadir tahun ini. Untuk tahun ini ajang pekan bahasa memperlombakan banyak bidang yaitu lomba pidato, debat bahasa, berbalas pantun, lomba mengajar, pewara atau protekoler, cerdas cermat, temu bicara duta bahasa dan temu bicara wartawan dalam memajukan bahasa Indonesia.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Muhammad Muis mengatakan, total peserta dalam pekan bahasa ada 240 orang. "Kami sangat senang bisa menjamu semua peserta Pekan Bahasa tahun ini. Semoga semua peserta bisa saling kenal satu sama lain, meskipun beda Provinsi, " ujarnya.

Ia menegaskam dalam berbagai lomba itu nantinya akan dinali oleh juri yang sudah ahli di bidangnya. Yang menjadi juri lomba berbalas pantun, debat bahasa dan lomba lainnya ialah Juru dari balai bahasa Aceh dan Akademisi.

"Akhir acara kami akan mengajak peserta untuk berwisata budaya mengelilingi kota di Aceh. Dengan begitu semoga peserta dari provinsi lain bisa menyebarkan dan menceritakan budaya Aceh ke tempat asalnya masing-masing," ujarnya.

Editor:Kamal Usandi
Sumber:medan.tribunnews.com
Kategori:Aceh, Badminton, Umum
wwwwww