Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
24 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
4
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
23 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
5
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
22 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
6
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Home  /  Berita  /  Badminton

Ditanya Soal Keberadaan Surat Pergantian Kepala BIN, Akom Kok "Ngambek" Sih

Ditanya Soal Keberadaan Surat Pergantian Kepala BIN, Akom Kok Ngambek Sih
Ketua DPR RI, Ade Komaruddin. (istimewa)
Rabu, 24 Agustus 2016 14:44 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPR RI Ade Komarudin yang biasanya ramah terhadap wartawan di lingkungan Kompleks DPR MPR tiba-tiba ngambek.

Bahkan Ade Komaruddin yang sering disapa Akom ini terus terang bosan dengan pertanyaan wartawan khusunya mengenai keberadaan surat soal pergantian kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) dari Sutiyoso ke Budi Gunawan.

"Ini pertanyaan hampir setiap saya ketemu wartawan seluruhnya nanya ini terus, jujur ya saya agak bosan juga," ujar Akom, Rabu (24/08/2016) di Gedung DPR RI Senayan Jakarta.

"Bukan apa-apa, tapi memang keberadaan surat itu saya tidak tahu, kenapa mesti harus saya tutup-tupi. Kalau setiap ketemu saya pertanyaannya itu mulu, bosan saya," ujarnya.

Akom juga menegaskan bahwa sampai hari ini, dirinya selaku Ketua DPR belum melihat adanya surat tersebut.

"Malah ada orang bilang begini, pak ketua ini bohong ya? Lho kok saya dibilang bohong bagaimana? mana mungkin saya mau bohong dan biasanya saya tahu tanda-tanda kalau dapat surat seperti itu, tapi ini benar-benat tidak ada tanda-tanda," tegas Akom.

Sebelumnya beredar kabar bahwa surat dari Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo telah dikirim ke DPR. Isi surat tersebut adalah pengajuan pergantian Kepala BIN dari Sutiyoso ke Budi Gunawan. (***)

wwwwww