Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
21 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
6
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Sepakbola
22 jam yang lalu
STY Pastikan Motivasi Persija Jakarta Tetap Terjaga
Home  /  Berita  /  Badminton

Zulkifli Hasan: Kasus Penukaran 20 Anak di NTT dengan Mobil Sangat Biadab, Aparat Harus Tegas

Zulkifli Hasan: Kasus Penukaran 20 Anak di NTT dengan Mobil Sangat Biadab, Aparat Harus Tegas
Pembongkaran kasus perdagangan anak di Polda NTT. (foto: Metrotvnews)
Rabu, 24 Agustus 2016 11:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Praktik perdagangan anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah seperti layaknya jual beli di pasar. Anak diperjualbelikan mulai harga Rp4,5 juta hingga Rp27,5 juta per orang. Malah ada 20 anak dihargai satu mobil Daihatsu Xenia.

Polda NTT pun berhasil membongkar jaringan tersebut. Agen perdagangan manusia yang menukar anak dengan mobil itu ditengarai berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Anak-anak yang direkrut calo dari berbagai desa itu ialah perempuan yang rata-rata berusia 15 tahun - 16 tahun. Saat ini, mobil dan barang bukti lain telah disita.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua MPR Zulkifli Hasan kepada GoNews.co mengatakan, kelakuan para agen adalah nyata-nyata perbuatan keji dan bejat.

"Kasus "Human trafficking di NTT semakin mengkawatirkan, ini adalah pelanggaran kemanusiaan. Pelaku harus ditindak tegas, aparat keamanan harus membongkar sampai ke akar-akarnya," ujar Zulkifli Hasan, Rabu (24/08/2016) di Jakarta.

Ketegasan aparat kata Zulkifli, sangat diperlukan, karena kejadian Human Trafficking tersebut sudah sangat melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan.

"Pertama saya apresiasi pihak aparat yang berhasil membongkar jaringan ini. Saya juga mengimbau untuk seluruh aparat penegak hukum disemua daerah agar lebih ketat dan waspada dengan perdagangan manusia. Terlebih korbannya adalah anak-anak," pungkas dia. (***)

wwwwww