Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Bentrokan Berdarah di Mapolres Meranti Buntut Tewasnya Pelaku Penikaman Polisi, 1 Warga Tewas

Bentrokan Berdarah di Mapolres Meranti Buntut Tewasnya Pelaku Penikaman Polisi, 1 Warga Tewas
Aksi massa di RSUD Kepulauan Meranti, Kamis siang
Kamis, 25 Agustus 2016 14:27 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Seorang warga Kepulauan Meranti, Riau, meninggal dunia dalam bentrokan berdarah di Mapolres, Kamis (25/8/2016) siang. Massa meminta polisi menjelaskan terkait tewasnya oknum honorer usai menikam polisi, Brigadir Adil S Tambunan.

Kedua kubu bahkan sempat terlibat aksi dorong-dorongan di depan gerbang Mapolres Kepulauan Meranti. Tak cuma itu, warga yang berkerumun juga melempar batu, kayu dan benda lainnya. Kaca kantor pun pecah berantakan.

Akibat insiden ini, seorang warga dilaporkan meninggal dunia. "Menurut Kapolres, ada warga yang meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit, ia terkena lemparan batu di kepala," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, di ruangannya.

Untuk menjaga kondusifitas di sana, Polda Riau mengirimkan dua Pleton Brimobda, ditambah dua pleton polisi dari Kabupaten Siak serta 53 personil dari Polres Kabupaten Bengkalis. "Kabarnya sudah kondusif, sebagian warga sudah membubarkan diri," tukasnya.

Pantauan di sana, tampak batu dan kayu berserakan di halaman Mapolres Kepulauan Meranti. Selain itu polisi juga masih berjaga-jaga, mengantisipasi aksi susulan. Pihak Polsek setempat juga sudah dikumpulkan mencegah adanya kemungkinan aksi balasan. ***

wwwwww