Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
13 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton

Jelang Sore ISPU di Duri 473, Pasien ISPA Akibat Karlahut Masih Nihil

Jelang Sore ISPU di Duri 473, Pasien ISPA Akibat Karlahut Masih Nihil
Kondisi cuaca di Duri, Jumat (26/8/2016) berbahaya, masyarakat mulai gunakan masker saat berada diluar ruangan.
Jum'at, 26 Agustus 2016 15:06 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Kondisi cuaca di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, semakin berbahaya menjelang sore, Jumat (26/8/2016). Tercatat melalui Indeks Standar Polusi Udara (ISPU) milik PT Chevron Pasifik Indonesia, pukul 14.00 WIB berada pada tekanan 473 atau berbahaya.

Hal itu disampaikan Manager Corporate Communication IBU, Prasasti Asandhimitra melalui Dian Paramita kepada GoRiau.com.

"PSI berada di 473 atau berbahaya. Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak beraktivitas dulu diluar rumah. Selain itu juga, ventilasi jendela atau pintu sebaiknya ditempelkan kain basah," ujar Dian saat dikonfirmasi melalui salulernya.

Meski kabut asap sudah tebal, membuat nafas sesak, mata perih, dan bersin-bersin akibat partikel debu yang tidak bisa hanya ditangkis dengan masker ini, sejumlah rumah sakit maupun klinik di Duri masih normal seperti biasa menghadapi pasien.

"Cuacanya baru parahnya hari ini, jadi belum ada pasien rumah sakit yang membludak akibat dari kabut asap ini. Harapan kita juga tidak akan ada pasien akibat karlahut ini hingga cuaca normal kembali," kata Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Mohammad Sukri kepada GoRiau.com.

Namun melalui puskesmas atau UPTD Kesehatan di Kecamatan akan terus dipantau mengenai pasien akibat asap ini.***

Kategori:PON, Badminton
wwwwww