Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
11 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Badminton

Polda Riau 'Endus' Dua Perusahaan di Rohul Lakukan Pembakaran Lahan

Polda Riau Endus Dua Perusahaan di Rohul Lakukan Pembakaran Lahan
Kapolda Riau tengah meninjau lokasi kebakaran lahan di Bengkalis, belum lama ini (Foto: Chairul Hadi)
Jum'at, 26 Agustus 2016 14:05 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau sepertinya mulai mengendus adanya dugaan keterlibatan perusahaan dalam melakukan pembakaran lahan dan hutan (Karlahut). Sejauh ini, ada dua perusahaan tengah diselidiki polisi.

Kedua perusahaan tersebut berada di Kabupaten Rohul, antara lain PT APSL di Kecamatan Bonai Darussalam dan PT BDB. Ini bermula saat terdeteksinya titik api. Usut punya usut, ternyata sudah ratusan hektar lahan mereka membara hebat.

"Dua perusahaan di Rohul tengah dalam penyelidikan. Dimatangkan alat bukti atau penyelidikannya. Kita tidak ingin seperti tahun 2015, menimbulkan SP3," ucap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Rivai Sinambela, Jumat (26/8/2016) siang.

Di PT APSL, ada sekitar 200 hektar lahan terbakar. Sementara di BDB ada seluas 20 hektar. Untuk mengusut dugaan ini, Rivai juga melibatkan Satuan Reserse Kriminal di Polres Rohul. Polda Riau juga mengirimkan beberapa penyidik untuk mengumpulkan alat bukti.

Ia bahkan menjanjikan kalau pengusutan perusahaan yang terlibat pembakaran lahan tersebut tidak akan mengecewakan masyarakat. Dia tidak ingin ada SP3 lagi, terutama terkait kasus perusakan lingkungan, yang berdampak dengan kerugian besar. ***

wwwwww