Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
16 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
13 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
17 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
Home  /  Berita  /  Badminton

Biadab, Seorang Nenek di Bukittinggi Ini Dibekap dan Dipukuli oleh Cucunya Sendiri

Biadab, Seorang Nenek di Bukittinggi Ini Dibekap dan Dipukuli oleh Cucunya Sendiri
Nenek Zuriyati (78) yang tengah menjalani perawatan medis di RSUP Bukittinggi setelah dipukuli oleh cucunya.
Jum'at, 26 Agustus 2016 14:02 WIB
Penulis: jontra
BUKITTINGGI - Entah setan apa yang merasuk di kepala seorang anak bernama AY (17) dan seorang temannya, hingga dirinya tega memukuli neneknya sendiri di rumahnya yang berlokasi di Parak Kopi, Guguk Panjang, Bukittinggi, Kamis 25 Agustus 2016 sekira pukul 21.00 WIB.

Akibat perbuatannya itu sang nenek bernama Zuriyati (78) pingsan dan mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya dan terpaksa harus menjalani perawatan medis karena luka yang dideritanya di RSUP Bukittinggi.

Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Joko Hendro Lesmono mengatakan pada GoSumbar memang benar telah menerima laporan adanya tindakan kekerasan dan pemukulan melalui benda tumpul oleh seorang cucu terhadap neneknya.

Kronologisnya berawal, saat sang cucu AY dan seorang temannya mendatangani rumah neneknya di Parak Kopi. Sang nenek yang tinggal sendiri di rumahnya ini pun membukakan pintu karena melihat cucunya yang datang. Namun, tanpa diduga justru setelah memasuki rumah cucunya dan seorang temannya malah segera membekap dan memukuli dirinya hingga pingsan.

Kemudian sang nenek yang tersadar pada pukul 01.00 WIB dinihari segera menelpon putranya dan mengatakan bahwa dirinya tengah sakit. Anak korban yang sampai dirumah korban sangat terkejut melihat kondisi ibunya yang luka- luka dan bergelimang darah.

Menurut pengakuan keluarga korban, saat sang nenek pingsan cucunya segera pergi dan diduga kuat membawa sejumlah uang milik neneknya. Hingga kini polisi masih mendalami penyebab dan motif terjadinya peristiwa ini, tukasnya.(**)

Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww