Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Abrasi Mengganas, Balasan Keluarga Kuala Ceurape Bireuen Mengungsi

Abrasi Mengganas, Balasan Keluarga Kuala Ceurape Bireuen Mengungsi
Tanggul penahan ombak darurat kembali dihantam abrasi di Kuala Ceurape, Jangka, Bireuen, Kamis (1/8/2016) sore. [Joniful Bahri]
Kamis, 01 September 2016 21:43 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Pascaabrasi akibat pasang purnama, balasan kepala keluarga yang menetap di kawasan pesisisr Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, terpaksa mengungsi.

Menurut sejumlah warga Kuala Ceurape, kepada GoAceh, Kamis (1/9/2016), warga terpaksa mengungsi setelah abrasi hantaman pasang purnama terjadi tadi sore, bahkan air laut sempat naik ke pemukiman penduduk.

“Ada sekitar 16 kepala keluarga (KK) yang selama ini menetap di kawasan pinggir pantai terpaksa mengungsi sementara ke tempat keluarga dekatnya yang dianggap aman,” kata salah seorang warga Kuala Cerape, Tarmizi.

Bahkan hingga saat ini, balasan kepala keluarga masih tetap bertahan ditempat yang aman, guna menghindari luapan air laut akibat pasang purnama tersebut.

Kepala BPBD Bireuen, Farhan Husein yang dikonfirmasi GoAceh, Kamis (1/9/2016) malam membenarkan kondisi kawasan Kuala Ceurape, kembali porak-poranda setelah dihantam pasang purnama tadi sore.

“Bahkan informasi terakhir dari perangkat Gampong setempat, ada warga yang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman, karena takut air laut kembali naik bila pasang purnama susulan mala mini,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, abrasi pasang purnama kembali menerjang kawasan Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kamis (1/8/2016) sekira pukul 18.00 WIB. Bahkan ruas jalan di kawasan Gampong yang telah dibangun dan bantalan tiang pancang penahan tanah lahan warga kawasan pesisir pantai juga kembali hancur setelah dihantam pasang purnama tadi sore.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton, PON
wwwwww