Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
22 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Basarnas Evakuasi 1 ABK Pendarahan dari Pulo Rondo

Basarnas Evakuasi 1 ABK Pendarahan dari Pulo Rondo
Korban akan dievakuasi Basarnas beserta P2KK dan Resquer SAR Banda Aceh ke RS Zainoel Abidin, Kamis (1/9/2016) malam.
Kamis, 01 September 2016 22:01 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah
BANDA ACEH - Basarnas Banda Aceh mengevakuasi satu anak buah kapal (ABK) kapal nelayan yang mengalami pendarahan, di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis (1/9/2016) malam.

Kasubbid Ops Basarnas Banda Aceh, Ibnu Haris mengatakan, evakuasi ini dilakukan atas laporan diterima pihaknya melalui Danpos AL Lampulo, Banda Aceh. "Tadi sekitar pukul 17.10 WIB, kita menerima laporan dari Danpos AL Lampulo, bahwa ada 1 kapal nelayan yang bernama KM Tarisa 02, mati mesin di posisi 50 mil dari Banda Aceh (kawasan Pulo Rondo)," ujarnya kepada GoAceh.

Ibnu menambahkan, saat mesin boat mati, kapal tersebut sempat ditarik oleh boat nelayan lainnya. "Di dalam KM Tarisa 02 tersebut, ada seorang ABK yang mengalami pendarahan akibat terkena pecahan kaca di bagian lengan sebelah kanan," tambahnya.

Setelah menerima laporan tersebut, pihak Basarnas Banda Aceh langsung menuju ke lokasi dengan menggunakan KM Kresna yang dibantu pihak P2KK dan Resquer SAR Banda Aceh dan tiba kembali sekitar pukul 20.40 WIB.

"Saat penjemputan, kondisi korban sangat lemah karena mengalami pendarahan hebat. Selagi di perjalanan, pihak P2KK dan Resquer Banda Aceh membantu menghentikan pendarahan," ‎jelasnya.

Setiba di Pelabuhan Ulee Lheue, korban langsung dinaikkan ke ambulans dengan dibantu beberapa pihak SAR Banda Aceh, Relawan RAPI dan personel Polsek Ulee Lheue untuk dilarikan ke Rumah Sakit Zainoel Abidin.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, Badminton, PON
wwwwww