Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
19 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Tanggul Darurat di Kuala Ceurape Bireuen Kembali Dihantam Abrasi

Tanggul Darurat di Kuala Ceurape Bireuen Kembali Dihantam Abrasi
Tanggul penahan ombak darurat kembali dihantam abrasi di Kuala Ceurape, Jangka, Bireuen, Kamis (1/8/2016) sore. [Joniful Bahri]
Kamis, 01 September 2016 21:07 WIB
Penulis: Joniful Bahri

BIREUEN - Pascadibangun tanggul penahan ombak secara darurat, abrasi pasang purnama kembali menerjang kewasan Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Kamis (1/8/2016) sekira pukul 18.00 WIB.

Menurut sejumlah warga Kuala Ceurape kepada GoAceh, abrasi pasang purnama kembali menerjang gampong mereka sejak, Rabu (31/8/2016) siang. Namun yang paling parah terjadi tadi sore, karena hampir seluruh pesisir kawasan itu disapu bersih.

“Ruas jalan di kawasan gampong yang telah dibangun dan bantalan tiang pancang penahan tanah lahan warga juga kembali hancur setelah dihantam pasang purnama tadi sore. Bahkan air laut sempat naik ke areal pemukiman penduduk,” kata warga setempat, Ridwan.

Kepala BPBD Bireuen, Farhan Husein yang dikonfirmasi GoAceh, Kamis (1/8/2016) membenarkan kalau kondisi kawasan Kuala Ceurape, Jangka kembali porak-poranda setelah dihantam pasang purnama tadi sore.

“Setelah mendapat loporan dari warga, kami langsung ke lokasi. Sebagian besar bantalan dari batang kelapa, terutama tiang pancang agar tanahnya bertahan ikut hancur. Bahkan seluruh badan jalannya yang sempat ditangani secara darurat beberapa hari lalu kembali disapu bersih,” katanya.

Diakaui Farhan Husein, guna mengantisipasi hal tersebut maka perlu dibangun jetty atau penahan ombak secara permanen di pinggir pantai. Untuk pembangunan itu, maka membutuhkan anggaran besar dan tidak bisa dengan dana daerah, kecuali ABPA atau dana Pusat.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Badminton, PON
wwwwww