Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
24 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
5
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
6
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
9 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Home  /  Berita  /  Badminton

17 Cabor Masuk Lini Utama Penyumbang Emas di SEA Games 2017, Berikut Keputusan Satlak Prima

17 Cabor Masuk Lini Utama Penyumbang Emas di SEA Games 2017, Berikut Keputusan Satlak Prima
Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto (baju putih) saat berada di Bandung Jabar. (Azhari/GoNews)
Jum'at, 02 September 2016 16:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) terus melakukan pembenahan untuk mengangkat kembali prestasi olahraga Indonesia. Kali ini, Satlak Prima membidik SEA Games Malaysia 2017.

"Pemerintah mentargetkan prestasi Indonesia harus lebih baik dari pada SEA Games Singapura 2015," kata Komandan Satlak Prima, Ahmad Soetjipto pada acara Rapat kerja Satlak Prima menghadapi SEA Games 2017 di Hotel Gumilang Regency Hotel Bandung, Jawa Barat, 31 Agustus hingga 3 Oktober 2016.

Pada SEA Games Singapura 2015, Indonesia berada di peringkat kelima dengan 47 emas, 61 perak dan 74 perunggu. Meski kehilangan cukup banyak emas pada di SEA Games Malaysia 2017 nanti akibat beberapa cabang unggulan Indonesia tidak dipertandingkan.

Menurut penuturan Achmad Soetjipto kepada GoNews.co (GoNews Group) di Bandung, Satlak Prima telah mendata sebanyak 17 cabang olahraga (cabor) bisa diandalkan sebagai pemasok medali emas dari 38 cabang yang dipertandingkan.

"Satlak Prima telah mendata 17 cabor yang akan dimasukkan dalam daftar lini utama dimana atketnya diprediksi mampu menyumbang emas. Kita perkirakan 50 hingga 60 medali emas bakal bisa disumbangkan pada SEA Games Malaysia 2017," katanya.

Dari 17 cabor tersebut, jelas Achmad Soetjipto, akan direkrut 104 atlet potensial. Mereka akan dijaring dari hasil Pekan Olahraga Jawa Barat, 17-29 September 2016.

"Satlak Prima akan menurunkan Tim Monitoring dan Evaluasi yang sekaligus bertugas sebagai talent hunting di PON Jabar 2016 untuk menentukan 104 atlet dari cabor yang masuk lini utama," tandasnya.

Selain cabor lini utama, kata Achmad Soetjipto, Satlak Prima juga akan menentukan cabor yang layak masuk second line. "Cabor yang masuk second line adalah cabor yang atletnya bisa menjadi finalis di SEA Games Malaysia 2017. Cabor second line ini jumlah atletnya tidak lebih dari 200 atlet. Jadi, kontingen Indonesia di Malaysia nanti tidak lebih dari 300 atlet," tukas dia.

Kebijakan Satlak Prima yang hanya mempersiapkan cabor berpeluang emas dan cabor finalis di SEA Games Malaysia itu, menurut Achmad Soetjipto, bertujuan agar investasi yang dikeluarkan pemerintah dalam meningkatkan prestasi olahraga Indonesia tepat sasaran. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta, Jawa Barat
wwwwww