Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
20 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
22 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
24 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
19 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Waspadai Virus Zika Masuk Dumai, Penumpang Kapal dari Malaysia dan Singapura Discreening

Waspadai Virus Zika Masuk Dumai, Penumpang Kapal dari Malaysia dan Singapura Discreening
Ilustrasi
Jum'at, 02 September 2016 14:12 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Untuk mengantisipasi masuknya virus Zika ke Indonesia melalui pelabuhan penumpang Dumai, Riau, pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan sudah melakukan pemindaian (screening) terhadap penumpang yang datang dari Malaysia dan Singapura. Meski belum ditemukan adanya indikasi virus Zika, namun ABK kapal dari Singapura harus memakai obat anti nyamuk dan tangan lengan panjang.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Efrizon kepada GoRiau.com mengatakan, saat ini pemindai suhu hanya berada di pelabuhan penumpang. Pihaknya pun sudah melakukan antisipasi berupa peringatan bagi kapal-kapal yang datang dari Singapura.

"Kalau penumpang dari Singapura langsung tidak ada, yang ada hanya dari Malaysia. Tetap antisipasi terus diupayakan," bebernya. "Saat turun ke darat, ABK kapal dari Singapura harus memakai obat anti nyamuk dan tangan lengan panjang," ujarnya.

Ia juga memastikan, belum ada temuan virus zika dari kapal luar negeri yang masuk ke Dumai. "Sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter, tenaga pengamat dan tenaga sanitasi, belum ada ditemukan (abk kapal) virus zika," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Dumai, Romauli kepada GoRiau.com mengatakan, bahwa banyaknya pintu masuk di perbatasan Kota Dumai, perlu diantisipasi. Salah satunya pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Bandara, untuk melakukan screening (pengecekan).

"Screening digunakan untuk melihat suhu (panas) tubuh. Sehingga bisa diantisipasi masuknya virus zika di Dumai," ungkapnya. "Penularan virus ini sama dengan virus demam berdarah, oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang juga membawa virus dengue," katanya.

Gejala awal virus zika, akan merasakan demam mendadak, lemas, kemerahan pada kulit badan, punggung dan kaki, serta nyeri otot dan sendi. Selain itu, mata akan memerah karena mengalami radang konjungtiva, disertai sakit kepala. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww