Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
23 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
21 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Gubernur Riau Sindir Kurangnya Ketegasan Pengelola Aset dan Karakter Pegawai Pemakai Fasilitas Pemerintah

Gubernur Riau Sindir Kurangnya Ketegasan Pengelola Aset dan Karakter Pegawai Pemakai Fasilitas Pemerintah
Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman.
Jum'at, 02 September 2016 14:09 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman tidak menampik bahwa urusan administrasi pencatatan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau belum terdata dengan baik oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau.

"Bukan carut marut, tapi karena kurangnya ketegasan yang mengelola aset. Ditambah lagi dengan karakter yang memakai aset," ungkap Andi Rachman kepada GoRiau.com di Kantor Gubernur Riau, Jumat (2/9/2016).

Ia pun mengimbau agar para pemegang aset sadar diri terhadap barang-barang milik pemerintah yang mereka kuasai. Salah satunya dengan sadar diri untuk mengembalikan aset yang dipakai saat mereka sudah non-job atau dimutasi ke dinas lain.

"Kita sedang meningkatkan administrasi. Kita minta supaya ini dilakukan dengan tegas. Kalau sudah dipindahkan tugas, aset harus dikembalikan. Itu bukan kewenangan mereka lagi, kembalikan aset itu supaya bisa dimanfaatkan pegawai yang lain," imbaunya. ***

Kategori:Voli, Riau, Badminton
wwwwww