Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
6 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
3
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
24 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
4
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
5
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor
Home  /  Berita  /  Badminton

Lewat Batas Jam Operasional, 9 Gelper di Kota Pekanbaru Disegel Polisi, Manajer dan Kasir Diamankan

Lewat Batas Jam Operasional, 9 Gelper di Kota Pekanbaru Disegel Polisi, Manajer dan Kasir Diamankan
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK saat merazia salah satu gelper di Kota Pekanbaru, Minggu dinihari
Minggu, 04 September 2016 07:53 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Sembilan gelanggang permainan (gelper) di Kota Pekanbaru, Riau di razia polisi, Minggu (4/9/2016) dinihari tadi, karena melanggar jam operasional. Meski tidak menemukan adanya bukti perjudian, gelper tersebut tetap disegel untuk penyelidikan.

Gelper yang menjadi sasaran razia Polresta Pekanbaru, terdiri dari Binggo, Golden 9, PB Zone, Super Star, Fantasi, Arena Entertainment, XP, Star Game dan City Game.

"Sasaran kita gelper dan sementara ini tidak ditemukan barang bukti yang mengarah ke perjudian. Tapi, kita tetap lakukan penyegelan untuk menyelidiki unsur perjudiannya," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R SIK saat memimpin razia Minggu dinihari.

"Penyegelan kita lakukan karena melanggar perda dan masih buka melebih jam operasionalnya. Seharusnya, pukul 22.00 WIB tadi sudah tutup, tapi ini masih buka. Untuk judinya, masih akan kita dalami," tukasnya.

Selain menyegel sembilan gelper, pihak kepolisian turut mengamankan sejumlah orang, termasuk manajer, kasir serta seorang tamu yang kedapatan membawa pipet kaca (pyrex).

"Kita akan periksa dulu orang-orang ini, saat ini kita baru menerapkan unsur perdanya, sedangkan pidananya masih akan kita selidiki lebih lanjut," tutup Kapolresta.***

wwwwww