Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
21 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
15 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
17 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
14 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
16 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Belum Tahu Ada Oknum Guru 'Killer' Tendang Dada Siswanya, Pihak Sekolah Rencanakan Pertemuan dengan Orangtua Korban

Belum Tahu Ada Oknum Guru Killer Tendang Dada Siswanya, Pihak Sekolah Rencanakan Pertemuan dengan Orangtua Korban
Ilustrasi (internet)
Sabtu, 10 September 2016 11:41 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Pasca dikabarkan salah seorang siswa salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Pekanbaru, Riau, AE (14) yang melapor ke Polresta Pekanbaru, karena diduga dianiaya oleh seorang guru Kamis (8/9/2016) siang lalu saat jam pelajaran berlangsung.

Ternyata pihak sekolah belum mengetahui adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Bahkan, salah seorang guru saat dikonfirmasi GoRiau.com, Sabtu (10/9/2016) siang mengaku baru mengetahui melalui media.

"Kita belum tahu pasti kronologis kejadiannya seperti apa, saya saja baru tahu dari media. Kalau, media tidak ke sini (TKP), kita tidak tahu," ujar salah seorang guru yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum saat berbincang dengan GoRiau.com di ruang kerjanya.

Kepada GoRiau.com, Ia menuturkan untuk kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh salah seorang oknum guru bidang studi Agama Islam, pihak sekolah akan mengundang orangtua siswa bersangkutan bertemu dengan Kepala Sekolah untuk meluruskan hal tersebut.

"Rencananya siang ini, Sabtu (10/9/2016) sekitar pukul 13.00 WIB nanti kita akan undang orangtua siswa yang bersangkutan untuk meluruskan permasalahan ini dengan pihak sekolah," tukasnya.

"Kami dari pihak sekolah menyayangkan sikap orangtua siswa yang langsung menempuh jalur hukum tanpa membicarakannya dulu dengan pihak sekolah. Siswa (AE) ini duduk di kelas VII dan jadwal masuknya siang sama dengan guru Agama (Hn) itu," sambungnya.

Ditambahkannya, jika pihak sekolah sudah memberikan imbauan kepada para orangtua siswa, jika terdapat masalah menyangkut sekolah agar kiranya dapat dikomunikasikan dulu dengan pihak sekolah.

Sebelumnya, seorang oknum guru Agama Islam, Hn (40) dilaporkan ke polisi karena diduga telah menganiaya siswanya AE (14) saat jam pelajaran berlangsung di dalam kelas.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar setelah dipukuli dan ditendang disaksikan siswa lainnya oleh oknum guru yang sudah empat tahun mengajar di sekolah tersebut.***

wwwwww