Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
22 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Badminton

Tendang Dada Siswa Sampai Memar karena Ribut di Kelas, Seorang Guru 'Killer' di Pekanbaru Dipolisikan

Tendang Dada Siswa Sampai Memar karena Ribut di Kelas, Seorang Guru Killer di Pekanbaru Dipolisikan
Ilustrasi (internet)
Sabtu, 10 September 2016 08:41 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Seorang guru di Kota Pekanbaru, Riau, Hn (40) dilaporkan ke polisi karena diduga telah menganiaya salah seorang muridnya, AE (14) Kamis (8/9/2016) siang lalu saat jam pelajaran berlangsung.

Dugaan penganiayaan itu bermula sekitar pukul 13.00 WIB saat proses belajar mengajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di jalan Dharma Bhakti, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru.

Data yang dirangkum GoRiau.com dari pihak kepolisian, terlapor (Hn) diduga kesal karena korban ribut di kelas dan mengganggu siswa-siswa lain yang sedang belajar.

Bermaksud memberi teguran kepada korban, terlapor justru bertindak melampaui batas dengan memukul korban di depan siswa lainnya. Tidak puas hanya memukul, terlapor bahkan menendang dada korban hingga mengalami memar.

Tidak terima anak laki-lakinya dianiaya saat menuntut ilmu di sekolah, orangtua korban, Ss (43) melaporkan perbuatan oknum guru bejat itu ke Polresta Pekanbaru, berharap pelaku dapat segera diproses hukum.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto SH SIK, saat dikonfirmasi, Sabtu (10/9/2016) membenarkan adanya laporan terkairt kasus dugaan penganiayaan tersebut.

"Laporannya baru kita terima Jum'at (9/9/2016) kemarin, sementara ini kita sudah minta keterangan korban serta hasil visumnya. Jika memang terbukti, terlapor akan segera kita proses hukum," tukas Kasat.***

wwwwww