Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
13 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Harga Melambung, Pasar Singkil Tetap Padat Pengunjung

Harga Melambung, Pasar Singkil Tetap Padat Pengunjung
Beginilah suasana jalan memasuki pasar harian di Gampong Pasar Singkil, Minggu (11/9/2016)
Minggu, 11 September 2016 19:40 WIB
Penulis: Helmi

SINGKIL - Meugang hari raya Idul Adha 1437 hijriah, sejumlah kebutuhan pokok termasuk harga rempah keperluan dapur juga melambung. Ironisnya pasar harian di Kecamatan Singkil tetap dipadati pengunjung sejak Sabtu kemaring hingga puncak keramaian, Minggu (11/9/2016).

Para pengunjung yang didominasi ibu-ibu ini tetap menyerbu lokasi berjualan yang buka setiap hari di lokasi Gampong Pasar Singkil. Meski kebutuhan pokok naik namun mereka tak mau ketinggalan untuk belanja persiapan meugang dan kebutuhan Idul Adha, besok.

Padatnya warga yang berbelanja menyebabkan kemacetan total memasuki lokasi pasar tersebut. "Wah padat kali hari ini di pekan (pasar). Berjalan aja pun susah, saat kita mau masuk," kata warga Pulo Sarok Singkil, Khairuman, yang mengaku mendampingi istrinya berbelanja kebutuhan meugang.

Sudah menjadi kebiasaan warga khususnya umat muslim berbelanja dengan jumlah yang cukup banyak untuk persiapan meugang Idul Fitri maupun Idul Adha. “Apalagi hari ini puasa arafah jadi harus menyiapkan aneka masakan,” kata Tantri warga lainnya.

Untuk momen setahun sekali ini, katanya, Ia selalu menyiapkan makanan yang enak untuk keluarga sekaligus sebagai ajang silaturahmi. “Persiapannya tak ubahnya seperti hari raya Idul Fitri,” ujarnya.

Meski sejumlah kebutuhan pokok naik, seperti daging, ayam potong, cabai merah, sepertinya tidak menjadi kendala bagi masyarakat, sepanjang stoknya ada dan masih bisa dicari. “Kalo harga naik ya mau gimana lagi yang penting asal barangnya ada aja," kata Khairuman.

Cabai merah, hari ini masih bertahan Rp80 ribu di Singkil. Namun di tempat terpisah, di Rimo Kecamatan Gunung Meriah Rp72 ribu per kilogramnya.

Editor:TAM
Kategori:Badminton, Ekonomi
wwwwww