Harga Melambung, Pasar Singkil Tetap Padat Pengunjung
![]() |
| Beginilah suasana jalan memasuki pasar harian di Gampong Pasar Singkil, Minggu (11/9/2016) |
Penulis: Helmi
SINGKIL - Meugang hari raya Idul Adha 1437 hijriah, sejumlah kebutuhan pokok termasuk harga rempah keperluan dapur juga melambung. Ironisnya pasar harian di Kecamatan Singkil tetap dipadati pengunjung sejak Sabtu kemaring hingga puncak keramaian, Minggu (11/9/2016).
Para pengunjung yang didominasi ibu-ibu ini tetap menyerbu lokasi berjualan yang buka setiap hari di lokasi Gampong Pasar Singkil. Meski kebutuhan pokok naik namun mereka tak mau ketinggalan untuk belanja persiapan meugang dan kebutuhan Idul Adha, besok.
Padatnya warga yang berbelanja menyebabkan kemacetan total memasuki lokasi pasar tersebut. "Wah padat kali hari ini di pekan (pasar). Berjalan aja pun susah, saat kita mau masuk," kata warga Pulo Sarok Singkil, Khairuman, yang mengaku mendampingi istrinya berbelanja kebutuhan meugang.
Sudah menjadi kebiasaan warga khususnya umat muslim berbelanja dengan jumlah yang cukup banyak untuk persiapan meugang Idul Fitri maupun Idul Adha. “Apalagi hari ini puasa arafah jadi harus menyiapkan aneka masakan,” kata Tantri warga lainnya.
Untuk momen setahun sekali ini, katanya, Ia selalu menyiapkan makanan yang enak untuk keluarga sekaligus sebagai ajang silaturahmi. “Persiapannya tak ubahnya seperti hari raya Idul Fitri,” ujarnya.
Meski sejumlah kebutuhan pokok naik, seperti daging, ayam potong, cabai merah, sepertinya tidak menjadi kendala bagi masyarakat, sepanjang stoknya ada dan masih bisa dicari. “Kalo harga naik ya mau gimana lagi yang penting asal barangnya ada aja," kata Khairuman.
Cabai merah, hari ini masih bertahan Rp80 ribu di Singkil. Namun di tempat terpisah, di Rimo Kecamatan Gunung Meriah Rp72 ribu per kilogramnya.












