Honda Jazz Vs Honda Grand di Bireuen, 1 Tewas dan 1 Rumah Hancur
![]() |
| Rumah gubuk milik Asnawi hancur ditabrak mobil Jazz hilang kendali usai bertabrakan depan sepeda motor di Gampong Sawang, Peudada, Bireuen, Minggu (11/9/2016). [Rahmat Hidayat] |
Penulis: Rahmat Hidayat
BIREUEN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Sawang, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Minggu (11/9/2016) sekira pukul 07.15 WIB. Satu pengendara sepeda motor asal Peudada, Muhammad Nadar (13) meninggal dunia, dan adiknya Muzammil (2,8) mengalami luka berat, dan kini dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.
Informasi dihimpun, tak hanya pengendara sepeda motor Honda Astrea Grand BL 6720 KI itu meninggal, satu rumah warga hancur ditabrak mobil Honda Jazz. Rumah gubuk di pinggir jalan raya itu milik Asnawi (43) warga Gampong Jabet, Peudada. Dia dan istri bersama empat anak selamat dalam tabrakan maut ini.
Sementara, sopir mobil Honda Jazz Asnawi (33) asal Gampong Lambaro Skep, Banda Aceh, luput sempat dibawa ke RS BMC Juli dan kini sudah diamankan Satlantas Polres Brieuen.
Kronologi kejadian, sebelum terjadi tabrakan, Honda Jazz itu melaju kencang dari arah Medan ke Banda Aceh. Sedangkan, korban membonceng anak kecil itu tengah melaju pelan di pinggir jalan dari arah berlawanan atau arah Banda Aceh ke Medan. Tiba-tiba warga di tempat kejadian sempat mendengar gas mobil itu bersuara nyaring.
Bersamaan itu mobil melaju oleng ke lajur kanan dan bertabrakan dengan sepeda motor. Kemudian mobil hilang kendali dan menabrak rumah Asnawi di Gmpong Jabet atau sekitar 50 meter dari titik tabrakan dengan sepeda motor.
"Mobil Jazz itu kencang dari arah timur suara gasnya tiba-tiba besar sekali dan oleng ke kanan jalan dan menabrak honda (sepeda motor) di pinggir," jelas Yusnidar didampinggi warga di lokasi.
Akibatnya, korban Muhammad Nadar yang mengalami luka berat akhirnya meninggal dunia tiba di IGD RSUD dr Fauziah dan selanjutnya jenazah dibawa pulang ke rumah duka. "Sementara Muzammil mengalami patah paha kiri da dirujuk ke RSUZA," ujar salah satu dokter piket.
Kapolres Bireuen, AKBP Heru Novianto melalui Kasatlantas AKP Yasnil Akbar Nasution mengatakan diduga sopir mobil Honda Jazz BK 321 SS diduga mengantuk. Sehingga mobil melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Medan dan saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP) masuk ke lajur kanan dan menabrak sepeda motor dari arah berlawanan.
Mobil baru berhenti setelah menabarak rumah milik Asnawi yang berada di sebelah kiri jalan. Untuk saat ini kata Kasatlantas, sopir dan kedua kendaraan telah diamankan ke Mapolres Bireuen.













