Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
23 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
15 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
3
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
16 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
4
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
16 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
5
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
21 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
20 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Badminton

Tak Miliki Visa Imigrasi Dumai, 2 Warga Ende Diamankan di Pelabuhan Penumpang

Tak Miliki Visa Imigrasi Dumai, 2 Warga Ende Diamankan di Pelabuhan Penumpang
Senin, 12 September 2016 13:55 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Dua warga dari Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diamankan petugas P4TKI (Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia), Hari Kamis, tanggal 1 September 2016 sekitar pukul 10.30 WIB. Kedua diamankan karena tak memiliki visa yang dikeluarkan Imigrasi Dumai.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai, kedua warga Ende itu berinisial HN dan TN. Warga Ende ini memiliki paspor tanpa visa kerja yang dikeluarkan oleh Imigrasi Kota Dumai.

Sebelumnya 2 warga Ende ini berangkat menggunakan kapal Pelni dari Surabaya menuju Tanjung Pinang. Salah seorang warga ini memiliki keluarga di Malaysia dan menyuruh mereka untuk bekerja di sana.

HN dan TN, masing-masing meminjam uang disalah satu koperasi di Ende sebesar Rp5 juta. Dengan modal inilah HN dan TN berangkat dari Ende ke Dumai di Riau, lalu menyeberang ke Malaysia untuk bekerja.

Kabid Bursa dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kota Dumai, Soufandy Souhan kepada GoRiau.com membenarkan kejadian tersebut, Senin (12/9/2016).

"Memang kejadiannya sudah lama. Kedua warga Ende diamankan oleh petugas kita bersama petugas P4TKI. Saat dihentikan karena gerak geriknya dan paspornya mencurigakan, keduanya dengan polos menjawab mau bekerja di Malaysia, sementara paspor tidak untuk bekerja," bebernya.

Keduanya pun sudah diserahkan kembali ke P4TKI untuk dikembalikan ke daerah asalnya. Pengawasan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Pelabuhan Penumpang Dumai menjadi prioritas.

"Kita tidak ingin ini terulang kembali. Untuk itu bersama P4TKI kita melakukan pengawasan di pelabuhan penumpang," jelasnya. ***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww