Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
24 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
18 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
18 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Jelang Salat Isya, Lahan di Jalan Merdeka Selatpanjang Terbakar

Jelang Salat Isya, Lahan di Jalan Merdeka Selatpanjang Terbakar
Ilustrasi
Selasa, 13 September 2016 21:04 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Berada di tengah perkotaan tak membuat lahan bebas dari terbakar. Jelang Salat Isya, lahan yang berada di Jalan Merdeka Selatpanjang, Kepulauan Meranti, dilahap si jago merah.

Sontak kejadian ini membuat warga sekitar menjadi kaget serta langsung melaporkan kepada pihak polisi dan Damkar BPBD Kepulauan Meranti.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Meranti M Edy Afrizal mengatakan kebakaran itu t erjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Kebakaran di tengah kota Selatpanjang itu berlokasi di Jalan Merdeka tepatnya di belakang Mess Dispenda Riau, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi. "Luas lahan yang terbakar sekitar 1/6 Ha," kata Edy.

Edy juga mengatakan, jenis Lahan yang terbakar merupakan lahan masyarakat yaitu kebun pisang.

Dalam memadamkan kebakaran Selasa malam, selain personil pemadam dan Damkar BPBD Meranti, juga dibantu anggota Polri sebanyak 6 orang, dan anggota TNI 3 orang. "Kalau anggota kita ada 8 orang dengan peralatan yang digunakan, 1 unit mobil damkar," beber Edy.

Api baru bisa dipadamkan dalam waktu lebih kurang 20 menit. Kata Edy juga, api diduga berasal dari pembakaran sampah.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti untuk tidak membakar baik di pemukiman maupun di lahan yang jauh dari rumah penduduk. ***

Kategori:Badminton, Olympic
wwwwww