Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
8 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
8 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Badminton

Saat Bersihkan Sampah Karlahut, Warga Menginjak Kepala Ular Phyton Dekat Lokasi Hilangnya Pratu Wahyudi

Saat Bersihkan Sampah Karlahut, Warga Menginjak Kepala Ular Phyton Dekat Lokasi Hilangnya Pratu Wahyudi
Selasa, 13 September 2016 13:09 WIB
Penulis: Amrial
BAGANSIAPIAPI - Saat membersihkan semak bekas kebakaran hutan dan lahan, warga desa Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Rokan Hilir, Riau, menemukan seekor ular Phyton panjangnya mencapai 4 meter. Sayangnya, kondisi ular tersebut sudah tidak bernyawa.

Syafei (47), warga desa Labuhan Tangga Besar kepada GoRiau.com mengisahkan, sekira pukul 15.30 Wib sore, warga membersihkan rumput dan kayu bekas kebakaran hutan yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Ketika sedang mengumpulkan sampah, tanpa sengaja mereka menginjak tumpukan sebuah benda. Setelah diteliti, ternyata seekor ular yang kondisinya sudah tidak bernyawa tertutup dedaunan kayu yang sudah terbakar. Kuat dugaan, ular tersebut berusaha lari dari kobaran api menuju kayu besar di lokasi tempat Pratu Wahyudi menghilang.

" Lokasinya hanya sekira 20 meter dikayu besar itu," tutur Syafei, Selasa (13/9/2016).

Syafei mengatakan, mereka berusaha menarik ular dari lokasi bekas kebakaran. Penemuan ular di daerah itu baru pertama kali terjadi.  Selain ular, di lokasi bekas kebakaran itu, mereka juga menemukan kura-kura dan biawak yang juga sudah dalam kondisi sudah tidak bernyawa. ***

Kategori:Olympic, Badminton
wwwwww