Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
10 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
13 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
11 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Beladiri

Transaksi di Hotel, 6 Pengedar Jaringan Sumut Ditangkap di Mandau, Polisi Sita 125 Butir Ekstasi, H-5 dan Belasan Paket Sabu

Transaksi di Hotel, 6 Pengedar Jaringan Sumut Ditangkap di Mandau, Polisi Sita 125 Butir Ekstasi, H-5 dan Belasan Paket Sabu
Enam orang jaringan pengedar narkoba jaringan Sumut ditangkap polisi Bengkalis
Selasa, 13 September 2016 09:40 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kepolisian Resor Bengkalis, Provinsi Riau mengamankan enam orang terduga bandar narkoba antar provinsi. Dari tangan mereka, aparat menyita 18 paket sabu siap edar, 125 butir pil Ekstasi dan Happy Five (H-5) dengan taksiran ratusan juta Rupiah.

Polisi menduga kalau keenam orang tersebut merupakan penjaja narkoba dengan jaringan (sumber barang, red) yang berasal dari Tanjung Balai, Sumatera Utara. Indikasi ini muncul lantaran salah seorang diantaranya mengaku mendapatkan narkoba dari sana.

"Satu orang lainnya berinisial U kita tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang, red). Menurut para pelaku, narkoba itu didapat dari dia (U), bandar besar di Tanjung Balai Asahan. Kita duga ini jaringannya," kata Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono, Selasa (13/9/2016) siang.

Sementara, identitas keenam pengedar ini diketahui berinisial AS (38), BT (40) dan Sb (34). Mereka merupakan warga Bengkalis. Sedangkan tiga lainnya diketahui adalah warga Sumut dengan identitas Iw (34), ASr (36) serta Sup (32). Mereka ditangkap aparat berwajib di beberapa lokasi.

"Kita dapat info akan ada transaksi narkotika di salah satu hotel di Mandau, Jumat (9/9/2016) kemarin. Kita telusuri dan berhasil mengamankan Iw. Pengakuannya, Iw mendapat barang dari AS. Berikutnya kita tangkap AS," beber mantan Kapolres Inhil tersebut.

Tak ingin menyerah begitu saja, polisi kemudian menyelidiki asal usul barang haram ini melalui ponsel AS. Dari sanalah muncul nama BT. Ia pun diciduk tanpa perlawanan. "Kita kembangkan lagi, dari pengakuan mereka, narkoba ini didapat dari dua warga Sumut (Asr dan Sup, red)," ungkapnya.

Walhasil, enam orang sindikat pengedar narkoba antar provinsi ini berhasil terjaring polisi hanya dalam waktu tiga hari (Jumat-Minggu, red). Sedangkan U selaku bandar besarnya masih dalam pengejaran aparat Polres Bengkalis.

Wicak menjelaskan, dari tangan keenam orang tersebut, pihaknya berhasil menyita narkoba bernilai ratusan juta Rupiah, diantaranya satu paket besar sabu, dua paket sedang dan 15 paket kecil dengan berat total 95 gram, lalu 125 butir pil Ekstasi dan lima butir H-5.

"Kita juga menyita sepucuk senjata api jenis Airsoft gun, enam unit handphone yang diduga untuk transaksi, uang tunai hasil penjualan sebesar Rp5,5 juta dan dua mobil. Para pelaku juga sudah kita amankan di Mapolres," singkatnya kepada GoRiau.com (GoNews Group). ***

Kategori:Beladiri
wwwwww