Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
12 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
8 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
12 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Tinggal di Dekat Perbatasan Riau - Jambi, Warga Kuansing Sering Diusir Warga Tebo

Tinggal di Dekat Perbatasan Riau - Jambi, Warga Kuansing Sering Diusir Warga Tebo
Beginilah kondisi permukiman warga Dusun Sumber Sari Desa Perhentian Sungkai, Pucuk Rantau. Pemukiman yang berada di kawasan hutan lindung berada di dekat perbatasan Riau - Jambi - Sumbar.
Selasa, 13 September 2016 09:35 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Bermukin di daerah terluar Provinsi Riau selalu dihadapkan dengan berbagai persoalan, bahkan mengancam jiwa. Hal inilah yang disampaikan warga Dusun Sumber Sari Desa Perhentian Sungkai Kecamatan Pucuk Rantau, Kuantan Singingi (Kuansing).

"Orang sekeliling kami kadang datang, mereka lengkap dengan datuknya. Mereka minta kami pergi, karena ini tanah ulayatnya," ujar Agus Salim, Kepala Dusun Sumber Sari beberapa waktu lalu.

Keluhan tersebut ia sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing, dalam hal ini Kepala Dinas Kehutanan (Dishut), Abriman, yang memonitoring perbatasan Kuansing.

"Baru-baru ini, orang Tebo yang datang. Mereka sangat ramai. Mereka mengklaim kebun kami ini masuk Jambi," ujar Agus Salim. Dengan seringnya desakan dari masyarakat tetangga, seperti Dharmasraya dan Tebo, membuat Agus dan warga lainnya takut.

"Karena itu, kami minta agar Pemda mengurus persoalan ini. Sebab, bagaimana pun juga, daerah ini masuk wilayah Kuansing," ujar Agus.

Secara undang-undang, Dusun Sumber Sari berada di dalam kawasan hutan lindung Bukit Betabuh. Kawasan yang dilindungi tersebut berada di wilayah Kuansing dan menjadi perbatasan Riau - Sumbar - Jambi.

Menanggapi keluhan ini, Kepala Dishut Kuansing, Abriman menyatakan persoalan perbatasan Riau dan Jambi memang belum selesai.

"Memang belum tuntas lagi (Riau - Jambi), tapi kalau Riau sama Sumbar, itu sudah jelas dimana titik perbatasannya," ujar Abriman. Ia berjanji akan menyampaikan persoalan ini ke bupati, supaya dibawa ke tingkat provinsi.

"Sebab, persoalan ini tidak hanya persoalan Kuansing. Sebab, perbatasan Kuansing - Tebo juga menjadi perbatasan Riau - Jambi," pungkas Abriman.***

Kategori:PON, Badminton
wwwwww