Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
13 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
13 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Gara-gara Ketumbar, Pria di Pekanbaru Ini Cambuk Kepala Adik Iparnya Pakai Ikat Pinggang

Gara-gara Ketumbar, Pria di Pekanbaru Ini Cambuk Kepala Adik Iparnya Pakai Ikat Pinggang
Ilustrasi (internet)
Selasa, 13 September 2016 09:00 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Seorang pria, Syafar (41) membuat laporan ke Polsek Bukit Raya, Pekanbaru, Riau, Senin (12/9/2016) siang. Dalam laporannya, Ia mengaku telah dianiaya oleh abang iparnya, EF dengan ikat pinggang hingga pelipis kirinya robek.

Dugaan penganiayaan yang dialami Syafar yang berprofesi sebagai buruh bongkar muat itu, bermula sekitar pukul 10.00 WIB, ketika kakaknya minta dibelikan ketumbar.

Tiba di rumah, korban (Syafar) tidak bertemu dengan kakanya. Sambil mencari, korban memanggil kakaknya dengan nada keras dan tiba-tiba saja, EF keluar dari kamar mandi langsung meninju kepala korban.

Belum puas sampai di sana, EF kemudian melepas ikat pinggangnya dan mencambuk kepala korban, hingga pelipis kirinya mengalami luka robek karena terkena kepala ikat pinggang yang terbuat dari besi.

"Siang itu juga korban membuat laporan ke kita, hasil visum korban, memang terdapat luka memar dan luka robek pada pelipis kirinya. Sementara ini kita sudah minta keterangan korban," benar Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak, Selasa (13/9/2016).

Kepada GoRiau.com, Kanit mengungkapkan, jika pelaku belum diamankan. "Kita masih lakukan penyelidikan mendalam, jika memang terbukti, pelaku akan kita proses hukum," tukas Kanit.***

wwwwww