Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
8 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
6
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
14 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Home  /  Berita  /  Badminton

Tinjau Maktab Jamaah Haji, Ketua DPR Minta Pemerintah Perbaiki Fasilitas Jamaah Haji Reguler

Tinjau Maktab Jamaah Haji, Ketua DPR Minta Pemerintah Perbaiki Fasilitas Jamaah Haji Reguler
Ilustrasi, ibadah haji. (internet)
Rabu, 14 September 2016 18:51 WIB
MAKKAH - Ketua DPR RI Ade Komarudin bersama para pimpinan Komisi VIII DPR melakukan peninjauan ke salah satu Maktab Jemaah Haji Indonesia di Mina, serta melakukan pertemuan dengan Anggota Tim Pengawas Pelaksanaan Ibadah Haji Tahun 1437 H/2016 M.

Dalam kunjungan ini, Akom, sapaan akrab Ade Komarudin mengungkapkan bahwa secara umum ada peningkatan dalam pelayanan ibadah Haji Indonesia dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Namun demikian, ia melanjutkan, tanpa perlu adanya penambahan biaya haji, ia memaparkan hal apa saja yang perlu dan harus dijadikan perhatian pemerintah, diantaranya adalah soal perbaikan dan peningkatan tenda Jemaah haji reguler karena dipandangnya kurang layak.

"Jarak Maktab jemaah reguler terlalu jauh, lebih dari 10 KM untuk pulang pergi, juga tanpa persediaan air minum yang cukup," kata Akom di Mina pada Rabu (14/9/2016) malam.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah memberi perhatian lebih terhadap kesehatan Jemaah haji Indonesia. "Rasio dokter yang ada sekarang tidak memadai untuk menangani jemaah yang terkena gangguan kesehatan," lanjutnya.

Untuk itu, ia meminta adanya sinergisitas antara Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, TNI/Polri, dan instansi pemerintah lainnya yang terkait untuk bekerja bersama dalam hal penanganan pelaksanaan haji tersebut.

"Serta yang terpenting, perlu adanya peningkatan peran diplomatis kita dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi," tegasnya.

Di samping itu, Akom mengaku sangat mengapresiasi usaha Presiden Joko Widodo meminta tambahan kuota haji kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dengan memanfaatkan kuota tak terpakai dari Negara tetangga untuk diberikan kepada Indonesia.

“Saya mengapresiasi usaha Presiden Jokowi, telah berhasil memperjuangkan penambahan kuota haji Indonesia di tahun berikutnya, ini patut dihargai,” pungkas Akom. (rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Setjen DPR
Kategori:DKI Jakarta, Olympic, PON, Badminton
wwwwww