Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Beladiri
Ditangkap di Hotel Berbintang Pekanbaru

Begini Cara Mucikari Edo Cs Rekrut Cewek ABG untuk Dijual ke Pria Hidung Belang

Begini Cara Mucikari Edo Cs Rekrut Cewek ABG untuk Dijual ke Pria Hidung Belang
Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Surawan saat ekspose, Rabu siang (Foto: Chairul Hadi)
Rabu, 21 September 2016 16:15 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Bermodalkan iming-iming uang banyak, tiga mucikari Kota Pekanbaru, Riau berinisial RT alias Edo, DD alias Odi dan Nr (wanita, red) sukses menggaet anak di bawah umur alias ABG, agar mau melayani pelanggan yang mengajak kencan di hotel.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Surawan, Rabu (21/9/2016) siang menyebutkan, setiap korbannya dibanderol mulai harga Rp8 ribu hingga 3 juta Rupiah, tergantung 'kualitas' ABGnya, dan dibayar tunai ketika di hotel.

Menurut penelusuran polisi, ada lima orang anak di bawah umur yang bekerja dengan tiga mucikari itu. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bakal ada korban-korban lainnya. "Itu masih kita selidiki," jawabnya kepada GoRiau.com (GoNews Group).

Lalu, bagaimana Edo Cs merekrut anak di bawah umur tersebut? "Sasaran mereka adalah ABG yang tingkat pendidikannya rendah dan butuh uang karena desakan ekonomi. Kebanyakan pengangguran (tidak bekerja, red) dan putus sekolah," beber dia.

Edo dan sindikatnya menjaring wanita-wanita 'segar' via media sosial Facebook. Selain itu, ketiganya diduga juga 'bergerilya' secara head to head alias bertemu langsung. "Diajakin lah. Mereka bagi fee, misalnya dari tiga juta, satu juta buat si mucikari," ungkap Surawan.

Enam bulan berjalan, prostitusi online tersebut akhirnya dibongkar tim dari Subdit III, Dit Reskrimum Polda Riau yang melakukan undercover di sebuah hotel berbintang di seputaran Jalan Tengku Umar, Kota Pekanbaru, tadi malam.***

Kategori:Beladiri
wwwwww