Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

Besok, Belasan Tukang Pijat akan Ditatar Kejari Kuansing

Besok, Belasan Tukang Pijat akan Ditatar Kejari Kuansing
Kasi Intel Kejari Kuansing, Revendra, SH
Rabu, 21 September 2016 21:19 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau akan memberikan penyuluhan hukum terhadap pelaku usaha pengobatan tradisional, seperti tukang pijat dan pengobatan supranatural lainnya, Kamis (22/9/2016) besok.

"Mereka akan kita beri penerangan hukum dan proses mengurus izin di Kuansing ini," ujar Kajari Kuansing, Jufri, SH, MH melalui Kasi Intel, Revendra, SH kepada GoRiau.com, Rabu (21/9/2016) siang di ruang kerjanya.

Penyuluhan hukum ini, lanjut Revendra, didasari atas banyaknya pengobatan tradisional yang tidak memiliki izin di Kuansing. "Padahal, apa yang mereka lakukan menyangkut orang banyak dan tidak tertutup kemungkinan bersentuhan dengan hukum."

"Terlebih adanya pengobatan yang tak punya izin buka usaha. Tentu, ini melanggar aturan. Karena itu, kegiatan ini juga membantu pemerintah dalam menginventarisir pengobatan yang ada," papar Revendra.

Lebih lanjut ia menyatakan, para peserta diperkirakan mencapai belasan orang. Sesuai dengan undangan, setidaknya ada 20 tempat pengobatan tradisional yang diundang.

Untuk pemateri, selain dari Kejari Kuansing, panitia juga menghadirkan badan perizinan Kuansing. Badan tersebut akan memaparkan proses dan tata cara pengurusan izin.***

Kategori:PON, Badminton
wwwwww