Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Ditangkap di Hotel Mewah Pekanbaru, Ini Barang-barang yang Ditemukan Polisi dari Sang Mucikari Edo

Ditangkap di Hotel Mewah Pekanbaru, Ini Barang-barang yang Ditemukan Polisi dari Sang Mucikari Edo
Kombes Surawan tengah menunjukkan barang bukti yang disita dari tangan ketiga mucikari Rabu siang (Foto: Chairul Hadi)
Rabu, 21 September 2016 13:36 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Subdit III Direktorat Reskrimum Polda Riau membongkar sindikat bisnis prostitusi online yang menjajakan anak di bawah umur sebagai pemuas nafsu lelaki hidung belang. Otak pelaku bahkan ditangkap di salah satu hotel berbintang di Pekanbaru.

Tiga orang mucikari berinisial RT alias Edo, DD alias Odi dan seorang wanita berinisial Nr ikut diciduk aparat berwajib, tadi malam. Mengejutkannya, polisi bahkan menemukan barang-barang 'tak lazim' di hotel berbintang tempat Edo berada.

"Kita temukan diduga ekstasi sebanyak lima butir dari dia (Edo, red), serta uang tunai diduga hasil bisnis prostitusi online senilai Rp6 juta. Semuanya sudah kita sita sebagai barang bukti," sebut Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Surawan, didampingi Kasubdit III.

Usut punya usut, pil ekstasi ini didapat Edo dari rekannya berinisial A. "Malam itu juga kita lacak si A. Dia menginap di hotel lain di Pekanbaru. Yang bersangkutan sudah kita serahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau untuk diproses," ucap Surawan.

Selain narkoba dan uang penjualan wanita, petugas juga mengamankan tiga handphone milik si mucikari yang ditenggarai digunakan untuk pemesanan ABG (anak baru gede) di bawah umur, serta satu handphone milik korban.

Terbongkarnya kasus ini berawal dari penelusuran tim ciber patrol Ditreskrimum Polda Riau yang menemukan sebuah Facebook, di mana di dalamnya menjalankan bisnis esek-esek, khususnya anak remaja. Terkait ini, Surawan memastikan akan membongkar semuanya.

"Ada beberapa Medsos yang kita pantau, beberapa keberadaannya bukan di kita (bukan di Riau, red). Kalau di kita cuma satu Medsos yang terindikasi ada bisnis protitusi online. Ini akan kita selidiki lebih dalam lagi," tukasnya, Rabu (21/9/2016) siang. ***

wwwwww