Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
17 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Jawa Barat
'Riau Emas' PON XIX Jawa Barat 2016

Jelang Laga Lawan Sumbar, Wasit Kembali Permasalahkan Kalung Atlet Takraw Riau, Ini Fotonya

Jelang Laga Lawan Sumbar, Wasit Kembali Permasalahkan Kalung Atlet Takraw Riau, Ini Fotonya
Kericuhan soal kalung atlet Riau yang dipermasalahkan wasit. (Muslikhin/GoNews)
Rabu, 21 September 2016 13:28 WIB
BANDUNG - Jelang pertandingan cabor Sepak Takraw antara Riau melawan Sumbar, wasit kembali mempersoalkan kalung yang dipakai salah satu atlet Riau.

Salah seorang atlet bernomor punggung 4 langsung ditegur wasit saat memasuki lapangan. "Saya lupa pak, iya kalau tak boleh pakai saya copot dulu jangan marah-marah juga kali," protesnya.

Guna menghindari keributan, Pelatih Tim sepaktakraw Riau, Supandi langsung meminta anak asuhnya melepas kalungnya tersebut.

"Iya ini belum sempat tanding, gak masalah lah, kita lepas saja," tukas Supandi kepada GoRiau.com, (GoNews Group), Rabu (21/09/2016) di GOR UPI Bandung.

Sebelumnya hal serupa juga terjadi di cabor yang sama, dimana Riau malam tadi bertemu dengan tuan rumah Jabar di Final. Pelatih Tim sepaktakraw Riau, Supandi pun kesal dengan ulah wasit. Pasalnya disaat posisi 11-11, tiba-tiba wasit mengacaukan konsentrasi anak asuhnya dengan meminta mencopot kalung yang dipakai para atlet Riau.

"Begini kita akui kalau kita kalah, ini bukan mencari alasan, kita sudah protes berulang-ulang, kenapa aturan memakai kalung diberitahukan disaat set ketiga posisi angka 11-11. Kita seperti dianggap memakai jasa dukun dengan memakai kalung, padahal kalung anak-anak itu kalung biasa terbuat dari karet. Dan kenapa tidak diberitahukan sebelum bertanding kalau tidak boleh pakai," ujarnya kepada GoRiau.com, Selasa (20/09/2016) malam.

"Kalau saya melihat atlet kita pecah konsentrasi karena diganggu wasit. Kalung anak-anak diminta. Yang kedua memang dukungan dari suporter tuan rumah juga luar biasa," pungkasnya. ***

wwwwww