Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
14 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
20 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
15 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
18 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
15 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
13 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

BBPOM Imbau Masyarakat jangan Beli Obat Via Online

BBPOM Imbau Masyarakat jangan Beli Obat Via Online
Kampanye anti obat ilegal (Istimewa/Liputan6.com)
Kamis, 22 September 2016 19:30 WIB
Penulis: Fatih Al Rizki
MEDAN - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan mengimbau agar masyarakat jangan membeli produk obat-obatan yang dijual secara online. Sebab, keberadaan produk ini tidak bisa dipertanggungjawabkan dengan benar.

Artinya, jelas Kepala BBPOM Medan, Ali Bata Harahap, mutu, keamanan dan khasiat dari obat-obatan yang dijual secara online, sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga, bisa saja obat-obatan tersebut justru memiliki kandungan yang berbahaya untuk kesehatan tubuh. "Kalau terjadi risiko bagaimana? Siapa yang mau bertanggung jawab?," tanya Ali.

Menurut Ali, sebanyak 158 negara di dunia secara serentak telah melakukan Operasi Pangea. Operasi ini bertujuan untuk menindaklanjuti peredaran obat ilegal termasuk obat palau yang diedarkan secara online.

Di Indonesia sendiri, sambung Ali, ada banyak situs atau blog yang menjual berbagai produk obat-obatan online tersebut. Bahkan, jumlahnya mencapai ratusan. "Kalau ada ketemu, maka akan kita rekom ke Kominfo RI untuk memblokir website ataupun blognya. Kalau ada informasi dari masyarakat (yang lengkap dan rinci), maka akan kita tangkap," tandasnya.

Editor:Arif
Kategori:Sumatera Utara, PON
wwwwww