Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
22 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
16 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
16 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
16 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
17 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
16 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton
PON XIX Jawa Barat 2016

Raih Medali PON XIX, M Ariq dan Sinta Direkomendasikan Masuk Prima

Raih Medali PON XIX, M Ariq dan Sinta Direkomendasikan Masuk Prima
Foto: Azhari/GoNews.co
Jum'at, 23 September 2016 17:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Tim Monitor dan Evaluasi Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) telah menemukan beberapa pejudo potensial muncul pada Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) XIX Jawa Barat 2016.

Dua pejudo yang terlihat menonjol yakni Sinta Dewi dan M Ariq Noor dadi DKI Jakarta. Sinta yang berusia 19 tahun meraih emas di kelas 48kg putri dan M Ariq yang berusia 21 tahun meraih emas di kelas +100kg putra.

"Ada beberapa pejudo yang punya peluang untuk mengisi kuota 400 atlet Prima di antaranya Sinta dan Ariq," kata Arif Hidayat selaku Direktur Performa Tanding Satlak Prima di Bandung, Jumat (23/9/2016).

Menurur Arif, penampilan Sinta Dewi cukup mengesankan dimana dia mampu mengalahkan pejudo senior dalam perjalanannya ke tangga juara.

Begitu juga dengan M Ariq. "Kemampuan dan performa yang ditunjukkan Sinta dan Ariq menunjukkan bahwa mereka memang pantas masuk Prima. Nama keduanya akan segera dikoordinasikan dengan pelatih judo agar bisa dipersiapkan menghadapi SEA Games Malaysia 2017 dan Asian Games 2018," kata Arif yang juga anggota Tim Monitor dan Evaluasi Satlak Prima.

Di cabang olahraga judo, tuan rumah Jawa Barat tercatat sebagai pengumpul medali terbanyak 12 emas, 5 perak dan 12 perunggu. Disusul DKI Jakarta dengan 5 emas, 5 perak dan 9 perunggu, kemudian Bali dengan 2 emas, 4 perak dan 6 perunggu. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww