Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
19 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
22 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
19 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Metropolitan
Pilkada Aceh Timur

Pakar Hukum Nilai Aneh Panwaslih Berutang Rp300 Juta

Pakar Hukum Nilai Aneh Panwaslih Berutang Rp300 Juta
Abdul Muthallib Ibrahim
Senin, 26 September 2016 07:20 WIB
Penulis: Ilyas Ismail

IDI – Pakar Hukum dan Advokat di Aceh Timur, Abdul Muthallib Ibrahim menilai aneh pernyataan Ketua Panwaslih Aceh Timur, Zainal Abidin. Sebelumnya Ia mengatakan bahwa Panwaslih Aceh Timur hingga 4,5 bulan tidak bergaji dan untuk biaya operasional terpaksa berutang hingga Rp300 Juta.

“Aneh Panwaslih sebagai lembaga resmi negara yang bertugas mengawasi Pilkada Aceh 2017 tidak mempunyai anggaran hingga berutang kepada pihak ke tiga,” kata Abdul Muthallib Ibrahim kepada GoAceh, Minggu (25/9/2016).

Menurutnya, anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada 2017, termasuk untuk Panwaslih telah disediakan jauh hari sebelum tahapan pilkada dimulai. “Namun kenapa hari ini Panwaslih Aceh Timur mengeluarkan pernyataan di media, mereka tidak bergaji hingga 4,5 bulan. Kemana uang Pilkada di Kabupaten Aceh Timur, sementara di kabupaten/ kota lainnya tersedia,” ujar dosen hukum Unsam Langsa.

Ia mengatakan, anggaran Panwaslih Aceh Timur bukan seperti anggaran mengecat rumah janda atau rumah duafa. ”Hari ini dicat hari ini keluar uang, tapi lembaga Panwaslih merupakan salah satu lembaga negara yang resmi mengawasi Pilkada serentak 2017. Jadi sangat aneh jika dikatakan tidak ada anggaran karena DPRK setempat jauh-jauh hari telah memprioritas anggaran untuk Pilkada Aceh Timur,”pungkas Abdul Muthallib.

Editor:TAM
Kategori:Metropolitan
wwwwww