Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
Politik
17 jam yang lalu
PMI Bebas dari Hukuman Mati, Gus Jazil: Diyat Rp15,2 Miliar Dibayar Laziz NU
2
Implementasi 'New Normal' Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
MPR RI
22 jam yang lalu
Implementasi New Normal Butuh Serapan Anggaran, Bamsoet Ingatkan Subsidi Kuota Pelajar dan Biaya PCR
3
Viral Video PHK Massal Maskapai di Medsos, Lion Air: Bukan PHK tapi Pengurangan
Ekonomi
24 jam yang lalu
Viral Video PHK Massal Maskapai di Medsos, Lion Air: Bukan PHK tapi Pengurangan
4
PDIP Tantang Kementan Tunjukkan Hasil Riset Kalung Anti Corona
Peristiwa
24 jam yang lalu
PDIP Tantang Kementan Tunjukkan Hasil Riset Kalung Anti Corona
5
Masih Ada 7 WNI Yang Terancam Hukuman Mati, Gus Jazil Minta Pemerintah Belajar dari Kasus Eti
Peristiwa
17 jam yang lalu
Masih Ada 7 WNI Yang Terancam Hukuman Mati, Gus Jazil Minta Pemerintah Belajar dari Kasus Eti
6
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
DPD RI
23 jam yang lalu
Tok! Timja Pimpinan DPD RI Rekomendasikan Tolak RUU HIP
Home  /  Berita  /  Riau

Dibanderol Rp80 Juta, Calo Penjual Kulit Harimau Sumatera Mengaku Dapat Untung Rp20 Juta

Dibanderol Rp80 Juta, Calo Penjual Kulit Harimau Sumatera Mengaku Dapat Untung Rp20 Juta
Kedua pelaku penjual Kulit Harimau Sumatera saat dibawa ke Kantor Dirjen Gakkum LHK Seksi Wilayah II, Pekanbaru, Kamis malam (Foto: GoRiau.com)
Kamis, 29 September 2016 19:35 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Ah dan rekannya Ni, dua warga Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu, Provinsi Riau ini tak berkutik ditangkap petugas, ketika hendak menjual kulit Harimau Sumatera sepanjang dua meter, Kamis (29/9/2016) siang.

Awalnya mereka dihubungi seseorang yang mengaku dari Jakarta. Orang itu berniat membeli kulit satwa dilindungi tersebut. "Yang kenal sama pembeli itu Ni. Ditawar Rp80 juta. Pas transaksi kita berdua langsung ditangkap," ucap Ah.

"Itu (Harimau, red) dapat dari pemburu di Concong, Inhil. Kita cuma bantu menjualkan aja, kayak calo gitu lah. Kalau pemburu ini bilang, harimau tersebut sering menganggu warga di kebun. Makanya dibunuh. Saya ngak kenal sama pemburunya," ungkap dia.

Nanti jika kulit harimau terjual, uang senilai Rp80 juta bakal mereka bagi-bagi. "Kita dapat bagian Rp20 hingga Rp30 juta. Sisanya untuk pemburu itu," bebernya. Namun belum sempat menikmati hasil jualannya, kedua pelaku akhirnya ditangkap.

"Kita lihat ini adalah Harimau Sumatera yang sudah dewasa, dengan jenis kelamin jantan. Selain kulit, kita juga sita tulang belulang satwa ini," ucap Kepala Seksi BPPH-LHK seksi wilayah II Pekanbaru, Eduward, Kamis malam di kantornya.

Terlihat Harimau ini masih segar, diduga belum lama ini dibunuh alias diburu. Tercium aroma busuk yang menyengat. Kondisi kulitnya juga lengkap, mulai dari bagian kulit kepala hingga ekor. Bahkan kukunya juga masih ada. ***

Kategori:Peristiwa, Riau

wwwwww