Kasus Perkelahian yang Menewaskan Pelajar SMP di Pekanbaru Mengingatkan Supaya Orangtua Ketat Awasi Anak
![]() |
| Jenazah DO yang tewas ditangan temannya sendiri. |
Senin, 03 Oktober 2016 11:22 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Perkelahian pelajar yang menewaskan D0 (16), siswa SMP Bukit Raya setelah ditinju oleh Pd (16), siswa SMP Zamrad, Jumat (30/9/2016) lalu, menyedot perhatian Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman. Ia merisaukan kondisi Kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan yang rawan akan pergaulan bebas dan kenakalan remaja.
"Kondisi kota metropolitan seperti saat ini menuntut kita untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak. Tidak bisa hanya mengandalkan guru," papar orang nomor satu di Riau ini kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Senin (3/10/2016).
Ia menyadari, pengawasan guru hanyalah sebatas di lingkungan sekolah. Sehingga, peran keluarga harus dilibatkan dalam mengontrol aktivitas anaknya di luar sekolah.
"Orang tua harus lebih pro-aktif lagi mengawasi anaknya. Di luar jam sekolah, orang tua bisa cek keberadaan anaknya melalui hp," imbaunya. ***













