Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
24 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Tuntut Hapus Performa, Ratusan Pengendara Go-Jek Geruduk Kantornya di Kemang

Tuntut Hapus Performa, Ratusan Pengendara Go-Jek Geruduk Kantornya di Kemang
Aksi demo driver Go-jek di Kemang Jakarta Selatan. (foto: Merdeka.com)
Senin, 03 Oktober 2016 13:39 WIB
JAKARTA - Hapus performa, tuntutan ratusan pengendara GO-JEK. Ratusan pengemudi GO-JEK melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor GO-JEK, di Jalan Kemang, Jakarta Selatan. Mereka menuntut pihak perusahaan menghapus aturan performa yang dianggap merugikan para pengemudi ojek online itu.

Ratusan pengemudi GO-JEK melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor GO-JEK, di Jalan Kemang, Jakarta Selatan. Mereka menuntut pihak perusahaan menghapus aturan performa yang dianggap merugikan para pengemudi ojek online itu.

Selain itu, para pengemudi juga kompak meneriakan jika pengemudi GO-JEK bukan hewan ternak.

"Hapus hapus hapus performa. Kami bukan sapi perah yang diperas keringatnya untuk kepentingan perusahaan," kata para pengemudi GO-JEK di lokasi, Senin (3/9/2016).

"Kami manusia, kami pekerja, hapus performa sekarang juga," teriak mereka lagi.

Pantauan di lokasi, jumlah pengemudi GO-JEK yang menggelar aksi demo terus bertambah. Kemungkinan jumlah pengemudi bakal terus bertambah mengingat titik kumpul aksi demo di depan Kantor GO-JEK.

Bukan tanpa alasan aksi ini mereka lakukan, menurut mereka, jika aturan performa terus dilakukan secara tidak langsung pihak perusahaan merampas hak daripada pengemudi, yakni bonus.

Di mana bonus yang diterima pengemudi biasanya mencapai Rp 140 ribu itu pun jika performa mereka di atas 50 persen. 

Sedangkan dalam aturan, bila performa turun bonus itu tidak akan diberikan. Padahal, para pengemudi sangat bergantung dengan bonus tersebut.

"Bonus itu penting buat kami, dari bonus kita bisa penuhi kehidupan sehari-hari dari mulai servis motor sampai yang lain. Nah kalau kita dipaksa buat naikkin performa kita bisa gempor kerja sampai malam,” ucap salah satu pengendara.

Aksi ini berjalan dengan damai. Puluhan polisi juga terus mengawal aksi para pengemudi GO-JEK. Sampai saat ini, belum ada dari pihak manajemen GO-JEK untuk mengajak berdialog. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:merdeka.com
Kategori:Badminton, Olympic, Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww