Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
17 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
20 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
17 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Riau

Hindari Ledakan Penduduk Lansia di Riau, Bonus Demografi Harus Diantisipasi

Hindari Ledakan Penduduk Lansia di Riau, Bonus Demografi Harus Diantisipasi
Ilustrasi.
Selasa, 04 Oktober 2016 16:59 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Provinsi Riau merupakan salah satu daerah yang akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2030. Yang mana, diperkirakan jumlah lansia di Riau akan meningkat.Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk lansia ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar rapat program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Nasional.

"Ketika bonus demografi habis, penduduk lansia meningkat. Yang menjadi permasalahannya, bagaimana kita memproduktifkan penduduk usia lansia ini supaya tidak menimbulkan permasalahan ekonomi, sosial atau semacamnya," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Rahmad Rahim dalam di Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (4/10/2016).

Sejak lima tahun terakhir, Rahmad mengakui bahwa pemerintah daerah belum ada mengambil langkah nyata untuk mengantisipasi ledakan penduduk lansia tersebut. Untuk itu, ia berusaha menggerakkan seluruh instansi terkait untuk bersama-sama mengantisipasi bonus demografi di Riau.

"Kita masih ada waktu untuk mengantisipasi segala permasalahan yang diprediksi muncul akibat ledakan penduduk lanjut usia. Kita minta pemerintah kabupaten dan kota bisa membantu pemerintah provinsi dengan menjalin sinergitas," tutupnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww