Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
23 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
2
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
21 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
3
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
24 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
4
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
21 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
5
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
6
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
22 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Home  /  Berita  /  Riau

Juknis Penggunaan Dana BOS dan BOSDA Direvisi, Seluruh Kepsek SD-SMP Diberikan Pengarahan

Juknis Penggunaan Dana BOS dan BOSDA Direvisi, Seluruh Kepsek SD-SMP Diberikan Pengarahan
Seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP di Mandau Pinggir Ikuti Sosialisasi penggunaan Dana BOS/BOSDA di Aula Sekolah Al Kausar Duri
Selasa, 04 Oktober 2016 15:07 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP se Kecamatan Mandau dan Pinggir di Aula Yayasan Al Kausar Duri, Jalan Kayangan, Kelurahan Babusalam, Selasa (4/10/2016) pagi tadi guna mensosialisasikan revisi Juknis penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan BOSDA.

Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis, Edi Sakura SPd MPd kepada GoRiau.com usai membuka acara tersebut. Selain menerima arahan tentang penggunaan dana BOS/BOSDA, kepala sekolah juga diberikan arahan tentang pendataan dapodik yang akurat.

"Penggunaan Dana BOS/BOSDA harus jelas dan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, tidak mengada-ngada. Untuk itu, penting diketahui Kepala Sekolah mengenai petunjuk teknis yang benar," ujar Edi Sakura.

Menurut Edi, penggunaan dana harus jelas dan bersih serta dibubuhi materai. Bila terjadi penyimpangan merupakan tanggung jawab penerima.

"Sementara itu bendahara boleh memegang dana tidak lebih dari Rp 10 Jt, yang mana tujuannya untuk mengantisifasi keperluan sekolah yang sifatnya penting dan segera," tambah Edi lagi.

Selain itu, lanjut Edi, dirinya akan rutin melakukan kunjungan ke seluruh Sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Bengkalis. Dengan tujuan dapat melihat langsung keadaan sekolah yang sebenarnya.

"Sebagai pejabat baru sangat mengharapkan kerja sama yang baik dan bersinergi demi kemajuan Pendidikan yang ada di Mandau dan Pinggir dan se-Kabupaten Bengkalis umumnya. Kepsek juga harus membuat juknis kerja yang arahnya jelas serta profesional," katanya lagi.***

Kategori:Umum, Riau
wwwwww