Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
11 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
15 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
13 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
11 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  Riau

Tingkatkan Skill, Fasilitator PKPU Pekanbaru Latih Warga Tenayanraya Membuat Siomay

Tingkatkan Skill, Fasilitator PKPU Pekanbaru Latih Warga Tenayanraya Membuat Siomay
Intan bersemangat mempelajari ilmu membuat siomay.
Kamis, 06 Oktober 2016 22:44 WIB
PEKANBARU - Fasilitator Klaster Berdaya PKPU Pekanbaru Puspita, kembali mendampingi penerima manfaat bantuan Program Ekonomi Keluarga Multi Penghasilan (KMP) di Kelurahan Sail, Tenayanraya, Pekanbaru, Kamis (6/10/2016) dengan mengajak Ibu Imas yang memiliki keahlian dalam membuat siomay untuk berbagi ilmu.

Dimulai dari persiapan bahan, peralatan masak yang dibutuhkan, cara mengolah pembuatan siomay, hingga cara penyajian. Beberapa warga binaan PKPu difasilitasi berupa perlengkapan dan kebutuhan bahan membuat siomay, sangat antusias.

Adapun tujuan latihan ini adalah untuk bahan belajar meningkatkan skill usaha warga. Intan salah satu penerima manfaat program KMP mengaku sangat berkeinginan untuk meningkatkan skill membuat siomay. Intan bahagia, karena disela-sela suami yang hanya pulang sekali dalam 4 bulan karena bekerja mencari nafkah, dia memiliki semangat baru untuk memulai usahanya kedepan.

"Semoga dengan bantuan program ini, saya bisa membantu suami saya untuk mencukupi kebutuhan keluarga," ujarnya.

Disesi akhir, Puspita selaku fasilitator Klaster Berdaya terus memberikan semangat kepada Intan dan Ibu Imas agar program bantuan yang diberikan bermanfaat bagi warga.

"Semoga perencanaan yang kita lakukan dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan tambahan kita sehari-hari," ucapnya.(rls)

Editor:Fahrul Rozi
Kategori:Ekonomi, Riau

wwwwww