Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
11 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
5
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
19 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Riau

Masih Gunakan Peralatan Jadul, UPT-LK Riau Disarankan Minta Hibah Perusahaan Industri

Masih Gunakan Peralatan Jadul, UPT-LK Riau Disarankan Minta Hibah Perusahaan Industri
Aktivitas pelatihan tenaga kerja di UPT-LK Disnakertrans Provinsi Riau. (Foto: Ratna SD)
Jum'at, 07 Oktober 2016 08:10 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Fasilitas peralatan yang digunakan untuk pelatihan tenaga kerja di Unit Pelaksana Teknis Latihan Kerja (UPT-LK) Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Provinsi Riau di Jalan Terubuk, Pekanbaru dinilai ketinggalan zaman alias peralatan jadul (jaman dulu).

"Peralatan harus di-upgrade lagi. Ini sudah ketinggalan zaman, alat tahun 80an," ungkap Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI, Muhammad Hanif Dhakiri saat meninjau UPT-LK Disnakertransduk Provinsi Riau itu, Kamis (6/10/2016).

Ia pun menyarankan agar pihak UPT-LK bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk mendapatkan hibah-hibah mesin. Ini perlu dilakukan mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Solusinya bekerja sama dengan perusahaan industri. Kalau ada alat-alat tak terpakai bisa dimanfaatkan untuk pelatihan. Biasanya perusahaan selalu meng-upgrade peralatannya lima tahun sekali," saran Hanif. ***

Kategori:Riau, Voli, Umum
wwwwww