Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
24 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
24 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
4
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
5
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
4 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
6
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
3 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Home  /  Berita  /  Riau

Beli Handphone Murah dan Jual Kembali dengan Untung Rp100 ribu, 2 Orang Warga Duri Ini Diamankan Polisi

Beli Handphone Murah dan Jual Kembali dengan Untung Rp100 ribu, 2 Orang Warga Duri Ini Diamankan Polisi
Dua pelaku penadah hp curian di Duri diamankan di Polsek Mandau.
Senin, 10 Oktober 2016 11:16 WIB
Penulis: Ira Widana
DURI - Dua warga Duri RA (22) dan GA(27), Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau diciduk oleh jajaran Polsek Mandau akibat jadi penadah handphone (Hp) curian merek Oppo A37, Minggu (9/10/2016) lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

Jajaran Polsek Mandau menciduk RA tempat di toko ponsel Ame Celuler, Jalan Pertanian Kelurahan Duri Barat dan tenaga teknisinya GA yang menjual hp tersebut kepadanya seharga Rp 1 juta.

"Dari keterangan RA pemilik toko ponsel itu, hp itu dibelinya dari GA seharga Rp 1 juta. Sementara GA membeli hp tersebut dari AD seharga Rp 900 ribu," kata Kapolsek Mandau, Kompol Ricky Ricardo kepada GoRiau.com (GoNews Grup), Senin (10/10/2016).

Selanjutnya, tim akan bergerak cepat melakukan pengejaran AD yang penjual hp tersebut kepada GA.

"Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak dengan mudah atau percaya membeli barang bekas yang tidak jelas asal usulnya," tutup Kapolsek. ***

Kategori:Riau, Beladiri
wwwwww