Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
16 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
20 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
17 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Riau

Sektor Pelabuhan di Dumai Rawan Penyebaran HIV/AIDS, Hingga September 387 Orang Diperiksa

Sektor Pelabuhan di Dumai Rawan Penyebaran HIV/AIDS, Hingga September 387 Orang Diperiksa
Selasa, 11 Oktober 2016 18:24 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Memiliki pelabuhan dan kawasan industri yang cukup berkembang, Kota Dumai di Provinsi Riau dijadikan sebagai kota transit dari sebuah industri atau perdagangan. Tak dipungkiri penyebaran virus HIV/AIDS bisa terjadi disektor pelabuhan.

Dari data yang dihimpun Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Dumai, dari bulan Januari hingga bulan September sudah 387 orang mengikuti program VCT (Voluntary Counselling and Testing), untuk dilakukan pemeriksaan terinfeksi HIV/AIDS atau tidak.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Diskes Dumai, Romauli mengatakan dalam dalam acara sosialisasi penyebaran virus HIV/AIDS, bahwa hingga bulan September sudah 328 orang terinfeksi virus HIV/AIDS dan 153 orang meninggal dunia.

"Kota Dumai peringkat kedua di Provinsi Riau, setelah Kota Pekanbaru. di Indonesia peringkat ke-16," bebernya, Selasa (11/10/2016).

Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Dumai, Eko Suharjo kepada GoRiau.com (GoNews Group) menjelaskan, bahwa program VCT untuk sektor pelabuhan sudah dimulai sejak Januari 2016. Untuk targetnya sendiri merupakan laki-laki, karyawan perusahaan, anak buah kapal (abk), sopir truk pelabuhan dan ojek pelabuhan.

"Dari Juli-September, target KPA Dumai ada 876 orang yang diperiksa melalu VCT, apakah mereka terinfeksi virus mematikan ini atau tidak. Juga sosialisasi kepada 2.707 masyarakat yang harus diberikan informasi untuk sektor pelabuhan," jelasnya.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww