Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
23 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
17 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
17 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
4
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
17 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
5
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
18 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
6
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
17 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Home  /  Berita  /  Badminton

Bom di Sabang Diduga Peninggalan Masa Penjajahan

Bom di Sabang Diduga Peninggalan Masa Penjajahan
Bom yang ditemukan Abdullah (54), di Jurdong Mata Ie, Gampong Krueng, Kota Sabang. [Ist]
Rabu, 12 Oktober 2016 08:18 WIB
Penulis: Hafiz Erzansyah

BANDA ACEH - Seorang warga bernama ‎Abdullah (54), menemukan tiga buah bom yang diduga peninggalan masa jajahan di Jurdong Mata Ie, Gampong Krueng, Kota Sabang.

Menurut informasi yang GoAceh peroleh dari Kapolda Aceh, Brigjen Rio S Djambak, melalui Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan mengatakan, bom yang ditemukan adalah bom jenis rudal. "Bom tersebut ditemukan saat sebuah alat berat milik PT Tenaga Inti yang sedang melakukan pengerukan dan pelebaran jalan," ujarnya saat dikonfirmasi GoAceh, Selasa (11/10/2016) sore.

‎Ia menjelaskan, pada saat alat berat jenis beko tersebut memindahkan tanah, tiba-tiba saksi melihat ada benda yang mirip bom, tersangkut di kuku tangan beko. "Bom yang ditemukan memiliki panjang sekitar 100 sentimeter dengan diameter 30 sentimeter. Polisi telah memasangkan garis polisi di sekitar lokasi. Tim Gegana Polda Aceh juga telah diturunkan, untuk mengevakuasikan bom tersebut.

Informasi dari Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan, mengatakan, bom yang ditemukan adalah bom jenis rudal. "Bom tersebut ditemukan saat sebuah alat berat milik PT Tenaga Inti yang sedang melakukan pengerukan dan pelebaran jalan," ujarnya saat dikonfirmasi GoAceh, Selasa (11/10/2016) sore.

‎Ia menjelaskan, pada saat alat berat jenis beko tersebut memindahkan tanah, tiba-tiba saksi melihat ada benda yang mirip bom, tersangkut di kuku tangan beko. "Bom yang ditemukan memiliki panjang sekitar 100 sentimeter dengan diameter 30 sentimeter. Polisi telah memasangkan garis polisi di sekitar lokasi. Tim Gegana Polda Aceh juga telah diturunkan, untuk mengevakuasikan bom tersebut. ***

Editor:TAM
Kategori:Badminton, PON
wwwwww