Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
17 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Hiburan

Warga dan Tentara Bergandengan Tangan Bangun Jembatan di Pesisir Selatan

Warga dan Tentara Bergandengan Tangan Bangun Jembatan di Pesisir Selatan
Warga dan tentara ketika goro bersama bangun jembatan di di Desa Ampalu, Kenagarian Gantiang Mudiak Aia Selatan Kecamatan Sutera Pesisir Selatan. (Penrem 032/Wbr)
Jum'at, 14 Oktober 2016 07:47 WIB
PAINAN - Minim infrastruktur ikut menghambat roda perekonomian masyarakat Batang Kapas. Namun, kehadiran Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97, telah mampu mengurai persoalan tersebut.

Dengan kekompakan yang erat, memadukan tenaga kuat, Satgas TMMD ke-97 di Kecamatan Batang Kapas membangun sebuah jembatan penghubung di Desa Ampalu, Kenagarian Gantiang Mudiak Aia Selatan Kecamatan Sutera, Rabu (12/10/2016).

Dandim 0311/Pesisir Selatan, Letkol Inf Setiya Asmara, S.I.P. bersama warga dan Satgas TMMD yang ikut melaksanakan pengerjaan jembatan itu bersipacu dan pikul memikul dalam mempercepat pembangunan supaya segera tuntas.

Dikatakan, dengan adanya bangunan jembatan tersebut tentu masyarakat bisa melewati dan menikmati hasil Karya Satgas TMMD yang akan menjadi kenangan bagi warga pada suatu saat.

Jembatan tersebut dibangun sebagai penghubung sebuah sungai di Ampalu yang sehari hari di seberangi oleh masyarakat pergi ke kebun mereka. Sebelumya, Jika hujan dan air sungai meluap, warga terpaksa mengurungkan niat untuk pergi ke kebun mereka.

Kini jembatan itu dibangun dan ungkapan syukur mengalir dari semua warga masyarakat. Betapa tidak, usaha mereka berkebun gambir akan lebih bagus jika tak ada lagi yang perlu mereka khawatirkan. Karena jembatan ini bakal mempermudah aktivitas petani gambir dalam melaksanakan rutinitas pekerjaannya sehari hari.

”Alhamdulilah, meski sifatnya sementara, jembatan ini akan bermanfaat sekali bagi kami” kata Saridul (38) salah seorang petani Gambir di sana.

Jembatan ini dibangun memang dalam area hutan, namun itu tidak menyurutkan semangat TMMD untuk membangun fasilitas bagi masyarakat banyak. Karena keluar masuk hutan bukanlah hal asing lagi bagi prajurit TMMD berbadan tegap itu.

Para petani itu berharap, semoga dengan dibangunnya jembatan ini, dapat pula menjembatani rezeki mereka dalam bertani gambir, yang biasanya dihalangi oleh meluapnya air sungai.

Bahkan, sekarang mereka merasa lebih bersemangat untuk pergi ke kebun. Karena akses telah ada dan itu membuat mereka lega. (Penrem 032/Wirabraja)

Editor:Calva
Kategori:Voli, Hiburan
wwwwww