Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
16 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
10 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
11 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
16 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
10 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Beladiri

Polda Sumut Amankan Oknum Polisi Pungli

Polda Sumut Amankan Oknum Polisi Pungli
Ilustrasi (Google)
Sabtu, 15 Oktober 2016 11:47 WIB
Penulis: Darma Putra
SUMUT - Komitmen untuk memberantas pungutan liar (pungli) dilakukan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) yang baru, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel. Propam Polda Sumut mengamankan oknum Polisi yang diduga melakukan pungli di perbatasan Sumut-Aceh.

Di hari pertama ia menjabat, enam anak buahnya langsung diamankan karena kedapatan melakukan pungli di perbatasan Sumut-Aceh, tepatnya di Kabupaten Langkat.

“Tadi malam kami melakukan pembersihan internal, penangkapan pungli di perbatasan Sumatera Utara dengan Aceh terhadap anggota Polda Sumatera Utara,” ungkap Rycko di Markas Polda Sumut kemarin.

Keenam personil anggota Polri itu diciduk di tiga lokasi. Namun, ia tidak merinci identitas oknum yang diamankan. Sebelumnya, Rycko menyatakan komitmennya untuk memberantas pungli. Dia bahkan menegaskan, akan membersihkan Polda Sumut dari praktik pungli.

“Sebelum kita melakukan penegakan hukum, kalau mau menyapu, sapunya harus bersih,” ungkapnya.

Dia menyatakan, semua instansi akan dibersihkan dari praktik pungli. Caranya adalah dengan membentuk sistem operasi tangkap tangan (OTT), yang saat ini sedang dalam proses. "Pungli itu bukan hanya terjadi di pelabuhan. Pungli bisa terjadi di semua instansi pelayanan publik,” ujarnya.

Editor:Arif
Kategori:Voli, Beladiri, PON
wwwwww