Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
17 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Riau

Senin Depan, Warga Sungai Sarik Kampar Kiri Nikmati PLTS

Senin Depan, Warga Sungai Sarik Kampar Kiri Nikmati PLTS
ilustrasi
Minggu, 16 Oktober 2016 09:29 WIB
Penulis: Syawal
BANGKINANG - Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar hingga hari ini belum dapat menikmati aliran listrik disiang hari, lantaran aliran listrik di desa ini masih menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang hanya beroperasi pada malam hari.

Kepala Desa Sungai Sarik Nasrul membenarkan keadaan ini, namun sebentar lagi Desa Sungai Sarik akan dibantu penerangannya menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang akan beroperasi mulai Senin (17/10/2016). Hal ini disampaikan Nasrul kepada GoRiau, Sabtu (15/10/2016).

''Dengan bertambahnya penduduk, daya PLTD sendiri mungkin tidak mencukupi kebutuhan warga desa, karena itu kita dibantu dengan adanya PLTS yang akan menambah penerangan,'' ungkap Nasrul.

Pengadaan PLTS di Desa Sungai Sarik telah dilaksanakan sebelum puasa namun hingga hari ini belum dapat beroperasi. ''Tinggal baterai PLTS yang belum ada, mungkin Senin ini akan didatangkan dan langsung dapat beroperasi,'' ucap pria yang telah menjabat 2 periode itu.

"Untuk pemeliharaan kita akan bentuk pengurus desa yang bekerja memantau dan memelihara kerusakan-kerusakan yang tidak berat itu kita gunanya uang kas yang dikumpulkan dari warga jasa dari penerangan PLTS," sebutnya.

Ia juga menyebutkan ada tenaga pendaping dari pusat selamat setahun yang akan bekerja di desa untuk menjaga peralatan PLTS secara teknis. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww